Posisi Tidur untuk Cegah Kaki Bengkak Pasca Melahirkan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kehamilan dan persalinan adalah momen yang luar biasa bagi seorang ibu. Hal ini karena tubuh ibu dapat berubah dengan cepat dan membuat sedikit tidak nyaman. Salah satunya adalah kaki bengkak. Pembengkakan yang terjadi pada kaki ibu hamil disebut dengan edema tungkai dan biasanya akan kembali normal beberapa saat setelah melahirkan.

Kaki bengkak sebenarnya normal terjadi pada masa kehamilan hingga setelah persalinan. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan ukuran kaki tidak segera kembali. Perlu waktu sampai ukuran kaki kembali normal, sebab setelah persalinan, jaringan ekstra, pembuluh darah dan cairan yang dibutuhkan selama bayi di dalam kandungan masih tersimpan.

Untungnya masalah ini bisa diatasi dengan mengaplikasikan pola tidur dan posisi tidur. Meninggikan posisi kaki terutama menjelang tidur dapat membantu mengembalikan cairan yang terkumpul di kaki sepanjang hari. Selain dengan mengurangi bengkak dengan meninggikan posisi kaki, berbaring paada posisi kiri juga dapat dilakukan untuk menngurangi bengkak setelah persalinan.

Berbaring pada posisi kiri berguna untuk menghilangkan tekanan rahim dari vena cava inferior, yang merupakan pembuluh darah besar, sehingga dapat mengembalikan darah ke jantung. Selain posisi tidur, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mnegurangi bengkak pada kaki setelah persalinan, diantaranya :

  • Tetap terhidrasi

Jika tubuh terhidrasi dengan baik maka semakin sedikit cairan yang disimpan oleh tubuh pada jaringan.

  • Mengonsumsi makanan yang bersifat diuretik alami

makanan ini bisa meningkatkan ekskresi cairan melalui ginjal sehingga frekuensi untuk buang air kecil menjadi meningkat. Makanan tersebut seperti seledri, wortel, semangka, mentimun, tomat, terong, jus cranberry dan masih banyak lainnya.

  • Menambah asupan protein

Kadar albumin yang rendah dalam darah dapat menyebabkan osmolaritas darah yang lebih rendah dan mengakibatkan penumpukan cairan dijaringan sekitarnya. Oleh karena itu, sebaiknya perbanyak asupan protein agar tubuh memiliki kadar albumin yang normal.

  • Merendam kaki di air hangat

Rendam kaki dalam seember air hangat dengan sedikit garam sebelum tidur. Tekanan hidrostatik mendorong cairan kembali ke pembuluh darah. Untuk pembengkakan menyeluruh, cobalah merendam tubuh ke dalam bak mandi dalam atau kolam renang beberapi kali seminggu.

  • Hindari asupan garam

Mengotrol asupan makanan juga perlu dilakukan, terutama asupan garam. Pasalnya mengonsumsi makanan atau minuman yang banyak mengandung garam bisa menyebabkan tubuh mengalami penumpukan cairan. Oleh karena itu, lebih baik membatasi atau menghindari asupan makanan yang banyak mengandung garam.


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here