Positif Negatif dari Minuman Berenergi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Minuman merupakan salah satu kebutuhan yang harus di penuhi oleh tubuh karena dalam tubuh manusia terdapat sekitar 70% cairan. Kebutuhan cairan pada setiap orang berbeda-beda tergantung dari aktivitas yang dilakukannya. Jenis minuman yang paling baik yaitu air putih yang direbus, tetapi banyak jenis minuman yang dapat di konsumsi manusia. Salah satunya jenis minuman berenergi.

Apa dampak positif dari minuman berenergi?

  1. Mengandung karbohidrat

Menurut national Federation of State High School Assiciations Sport Medicine Advisory Committee menyatakan bahwa sebagian besar minuman berenergi mengandung karbohidrat sebesar 18 sampai 25 gram per 8 ons. Kandungan karbohidrat ini dapat menjadi suatu alternatif bagi para atlet atau seseorang yang sedang fokus dalam kegiatan fitness atau gym

  1. Meningkatkan kinerja seseorang

Kandungan kafein yang ada didalam minuman berenergi berfungsi untuk meningkatkan kinerja seseorang dan tingkat ketahanan seseorang. Kandungan kafein dalam minuman berenergi sekitar 80 mg per kapasitas kaleng 250 ml. Asupan kafein dalam tubuh direkomendasikan sekitar 300 – 400 mg per hari

  1. Mengandung elektrolit

Pada saat seseorang berkeringat akan mengalami kehilangan elektrolit dan juga kehilangan air. Seorang ahli gizi dari kanada menganjurkan untuk meminum minuman berenergi yang mengandung 460 – 690 mg sodium per hari untuk mengganti cairan elektrolit yang hilang.

Apa dampak negatif dari minuman berenergi?

  1. Gangguan pada jantung

Konsumsi kafein yang terdapat didalam minuman berenergi secara berlebihan menyebabkan aritmia yang akan mempengaruhi kesehatan jantung. Menurut Steinke dan kolega menunjukan bahwa mengkonsumsi minuman berenergi secara berlebihan dapat meningkatkan sistolik sekitar 10 mmHg. Efek mengkonsumsi pada seseorang yang memiliki riwayat jantung akan memicu terjadinya gagal jantung atau akan menyebabkan kematian

  1. Insomnia

Minuman berenergi bisa membuat tubuh menjadi segar, akan tetapi bila disalahgunakan makaakan membuat seseorang tidak merasa ngantuk. Hal ini tentunya membuat seseorang menjadi insomnia dan kurang tidur tidak baik untuk kesehatan.

  1. Diabetes millitus

Konsumsi minuman berenergi terlalu sering akan menyebabkan defisiensi insulin akibat banyak gula dalam darah. Jika hal ini ditambah asupan glukosa dari makanan lainnya akan menyebabkan kinerja prankeas terbebani dalam menghasilkan hormon insulin.

  1. Ketergantungan

Minuman berenergi akan menimbulkan stimulasi lainnya sehingga tubuh memerlukan minuman berenergi kembali saat melakukan aktivitas yang berat. Ketergantungan kafein akan sulit dihilangkan. Apabila akan berhenti mengkonsumsi minuman berenergi akan menyebabkan seseorang sakit kepala sebagai gejala withdrawal.

  1. Berpengaruh pada otak

Kafein juga dapat menyebabkan jaringan saraf pada otak selalu waspada. Hal ini dikarenakan kelenjar pituitary selalu dalam kondisi fight yang merupakan respon tubuh.

  1. Overdosis vitamin B

Minuman berenergi mengandung vitamin B salah satunya niacin atau disebut dengan vitamin B3. Pada umumnya vitamin B diperlukan oleh tubuh dalam jumlah sedikit. Untuk itu mengkonsumsi minuman berenergi akan menimbulkan keracunan vitamin B. Hal ini ditandai dengan pusing, muntah, iritasi kulit, aritmia, dan diare. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here