Praktek Makan Sehat Yang Sering Terabaikan

SehatFresh.com – Kebanyakan dari kita pasti sering mendengar akan pentingnya mengonsumsi makanan sehat agar kebutuhan nutrisi tubuh tercukupi. Namun, begitu kita memasukkan makanan ke dalam mulut , ternyata ada hal-hal yang hendaknya diperhatikan sebagai bagian dalam praktek makan sehat.

Saat kondisi perut lapar, atau bahkan karena terburu-buru, terkadang kita makan dengan sangat cepat sehingga makanan belum terkunyah dengan benar atau bahkan langsung ditelan begitu saja. Padahal, makanan yang belum terpotong sempurna, akan membuat secara otomatis kinerja dari kerongkongan dan juga organ pencernaan lainnya menjadi lebih berat. Selain apa yang kita makan, cara kita dalam hal mengonsumsi makanan juga telah diteliti ada pengaruhnya pada kesehatan sistem pencernaan kita.

  • Makan secara perlahan

Makan secara perlahan membantu kita untuk selalu fokus terhadap setiap gigitan makanan dan membantu mengetahui apakah kita mengonsumsi makanan tersebut dikarenakan faktor kebutuhan atau hanya faktor emosional semata. Agar merasa kenyang setelah makan, otak harus menerima serangkaian sinyal dari hormon pencernaan dan meregangkan reseptor dalam perut. Ketika Anda makan perlahan, otak akan mengirimkan sinyal yang membuat Anda merasa lebih kenyang, sehingga mengurangi porsi makan. Mengetahui kapan harus berhenti makan membantu Anda menurunkan berat badan dan mencegah terjadinya penambahan berat badan berlebih. Sebuah studi yang diterbitkan dalam “JAMA”, edisi Juli 2008 menemukan bahwa menelan makanan secara perlahan terkait dengan penurunan asupan kalori yang signifikan dan meningkatkan kepuasan setelah makan selesai.

  • Kunyah dengan benar

Kegiatan mengunyah adalah memecah makanan yang besar menjadi partikel yang lebih kecil yang membuat proses pencernaan menjadi baik. Mengunyah makanan hingga lembut dapat mempromosikan pencernaan yang sehat. Pencernaan dimulai di mulut dengan enzim amilase air liur untuk memecah karbohidrat menjadi gula sederhana. Jika satu langkah dalam proses pencernaan ini tidak selesai, sisa rantainya akan terpengaruh. Pencernaan makanan yang tidak sempurna dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung dan gas berlebih.

  • Berhenti sebelum kenyang

Menurut penelitian, berhenti makan ketika Anda mulai merasa kenyang dapat mencegah makan berlebihan dan kenaikan berat badan. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan “British Medical Journal”, edisi Oktober 2008, tim peneliti telah menyelidiki apakah makan sampai “kenyang” dan kecepatan makan dikaitkan dengan kelebihan berat badan. Hasil temuan menunjukkan bahwa peserta yang makan sampai benar-benar kenyang dan makan cepat tiga kali lebih mungkin untuk kelebihan berat badan dibandingkan peserta dari kelompok yang makan hingga kenyang dan tidak makan cepat.

Sumber gambar : www.hipvie.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY