Pria Gemuk Lebih Tahan Lama saat Bercinta

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Percaya atau tidak, banyak wanita yang mengidamkan atau berimajinasi menghabiskan malam yang panas bersama pria berotot nan gagah. Tak sedikit dari mereka beranggapan kalau pria dengan bentuk badan ideal akan lebih tahan lama di ranjang ketimbang pria yang punya banyak timbunan lemak perut. Tapi, ternyata anggapan tersebut bertentangan dengan hasil penelitian. Ya, ada penelitian yang melaporkan bahwa pria gemuk lebih tahan lama saat bercinta. Bagaimana bisa?

Peneliti Erciyes University, Turki, melibatkan 100 pria untuk diamati indeks masa tubuh beserta kinerja seksual dan masalah disfungsi seksual yang dimilikinya. Untuk perbandingan, peneliti juga mengamati 100 pria lain yang tidak memiliki disfungsi seksual. Setelah dilakukan pengamatan selama setahun, disimpulkan bahwa mereka yang memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi mampu bercinta rata-rata 7.3 menit. Sedangkan pria yang lebih ramping hanya mampu bertahan 2 menit.

Alasan mengapa pria gemuk dapat bertahan lebih lama saat bercinta ini adalah karena orgasme yang tertunda. Menurut para peneliti, pria yang kelebihan berat badan cenderung memiliki kadar hormon seks wanita, yakni estradiol yang lebih tinggi. Cara kerja hormon ini dapat menghambat orgasme. Pria memproduksi estrogen dengan bantuan enzim yang disebut aromatase yang mengubah testosteron menjadi estradiol. Tingginya estradiol, meningkatnya prolaktin, dan rendahnya testosteron adalah alasan-alasan yang dapat menyebabkan orgasme tertunda.

Selain itu, para peneliti juga meyakini orgasme yang tertunda juga disebabkan oleh rendahnya kadar serotonin yang juga sering disebut hormon kebahagiaan. Pria dan wanita yang kelebihan berat badan menjadi 25 persen lebih mungkin menderita gangguan mood, seperti depresi. Penderita depresi cenderung memiliki kadar serotonin yang rendah.

Hasil penelitian tersebut mungkin menjadi kabar gembira bagi pria gemuk atau wanita yang memiliki pasangan bertubuh gemuk. Namun, hasil penelitian ini dianggap tidak didukung bukti yang kuat. Secara umum, menjadi gemuk dengan banyak timbunan lemak di perut juga bukanlah hal yang baik bagi kesehatan. Mereka yang gemuk dan kelebihan berat badan menjadi lebih rentan terkena tekanan darah tinggi, obesitas, serta penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner dan stroke.

Makan sehat, tidur cukup, rutin olahraga, serta mengindari rokok dan alkohol adalah dasar untuk menjaga berat badan tetap ideal dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Dengen gaya hidup sehat, Anda pun dapat terhindar dari kegemukan serta penyakit-penyakit yang memicu disfungsi seksual. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here