Proses Terjadinya Kehamilan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Setiap wanita tentu menginginkan suatu saat bisa hamil dan melahirkan bayi yang sehat. Ketika mereka menjadi seorang ibu, mereka akan merasa menjadi wanita yang seutuhnya. Proses bagaimana kehamilan terjadi dan terjadinya keajaiban kehidupan dimulai dari dalam rahim merupakan hal yang sangat menarik. Wanita mempunyai kemungkinan untuk bisa hamil dimulai sejak saat wanita mengalami situs menstruasi pertama (menarche) sampai suatu saat mereka mengalami masa menopause (berhentinya siklus menstruasi).

Proses kehamilan dimulai ketika terjadinya pembuhan sel telur oleh sel sperma , disebut juga sebagai fertilisasi, yang biasanya terjadi di muara saluran telur (tuba falopii). Jika sel telur yang sudah dibuahi berhasil melewati tuba falopi dan masuk dan menempel ke dinding rahim, maka setelah itu embrio akan mulai tumbuh.

Wanita tidak terus menerus memproduksi sel telurnya, tidak seperti pria yang bisa memproduksi sel sperma terus menerus. Sel telur tumbuh dan berkembang di dalam ovarium atau sering juga disebut sebaga indung telur. Sel telur yang telah matang akan dikeluarkan dari indung telur, terjadilah proses ovulasi. Sel telur kemudian “ditangkap” oleh fimbria tuba falopi dan masuk kedalam saluran telur.

Pembuahan sel telur oleh sel sperma ini terjadi ketika berhubungan intim dan terjadi ejakulasi pria, sperma mengalir mencapai sel telur di tuba falopi. Dari jutaan sel sperma tersebut, hanya satu yang bisa menembus sel telur dan membuahinya. Setelah itu sel telur yang sudah dibuahi akan mengalami pembelahan sel menjadi embrio (mudigah). Embrio masuk ke dalam rahim, menempel pada dindinya dan dimulailah pertumbuhan embrio. Embrio membutuhkan waktu hingga 7 hari untuk bisa masuk dan menempel ke dalam rahim.

Ketika embrio sudah menempel ke dinding rahim, maka hormon Human chorionic gonadotropin (hCG) mulai diproduksi di dalam rahim. Hormon ini akan mencegah lapisan rahim dilepaskan, sehingga dengan adanya hormon tersebut, wanita tidak akan mengalami siklus menstruasi. Selain itu, mual, muntah dan berubahnya bentuk payudara juga didorong oleh hormon ini sebagai suatu tanda bahwa wanita tersebut sedang dalam keadaan hamil. Jika terjadi gejala-gejala seperti itu, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter kandungan ataupun melakukan tes kehamilan sendiri Anda di rumah.

Kebahagiaan tentunya akan menghiasi hari-hari Anda dan pasangan yang memang sedang menantikan kehamilan, apalagi anak pertama. Walaupun pada kenyataannya kehamilan itu sangat berat dirasakan. Dengan dukungan emosional dan spiritual, seorang wanita bisa menghadapi hal ini dan tidak sabar menantikan untuk melihat buah hatinya lahir ke dunia ini. Perawatan selama kehamilan tentunya menjadi bagian yang harus Anda prioritaskan. Anda harus melakukan pemeriksaan dan kontrol ke dokter kandungan untuk memastikan bahwa kehamilan Anda berada dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Asupan gizi dan nutrisi juga harus menjadi perhatian selama masa kehamilan. Seorang ibu yang kurang konsumsi zat nutrisi-nutrisi penting tertentu bisa berpengaruh buruk pada perkembangan janin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here