Puasa Bisa Bikin Langsing dan Perbaiki Pola Tidur

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Berpuasa di bulan Ramadhan sarat dengan nilai ibadah. Tak hanya itu, puasa juga punya manfaat positif bagi kesehatan jika dilakukan rutin. Mulai dari membantu menurunkan berat badan hingga meningkatkan kualitas tidur.

Seperti diungkapkan ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dr. Fiastuti Witjaksono SpGK, puasa adalah kondisi di mana tubuh tidak boleh mengonsumsi makanan atau minuman sama sekali selama sekitar 13–14 jam. Meski efek puasa dapat membuat seseorang menjadi lemas dan pusing, hal ini dianggap sebagi suatu yang wajar. Karena saat orang berpuasa, kandungan glikogen, glukosa, lemak, dan protein turun.

Puasa, lanjut Fiastuti, juga memberikan efek positif terhadap metabolisme tubuh. Puasa dapat membantu menurunkan tingkat kolesterol, risiko diabetes, dan mengurangi penyakit lambung fungsional (maag). Pada orang yang asam lambungnya berlebihan, dengan berpuasa kondisi lambungnya justru bisa lebih membaik.

Peneliti dari Pennington Biomedical Research Centre di Lousiana Corby Martin, dikutip dari CNN, menyampaikan, dalam studi yang ia lakukan terhadap 218 responden, ditemukan bahwa puasa dalam jangka panjang bermanfaat bagi kesehatan.

Seperti dipublikasikan dalam jurnal JAMA Internal Medicine, dalam studi tersebut Martin meminta responden untuk menerapkan pola makan puasa. Hasilnya, mereka yang menerapkan pola makan ini rata-rata mengalami penurunan berat badan sebanyak 10%.

Selain penurunan berat badan, terdapat pula laporan dari responden berupa perbaikan kualitas hidup, termasuk di antaranya kualitas tidur, kebugaran tubuh serta dalam aktivitas seksual.

“Dengan rutin berpuasa, nafsu makan mereka jadi semakin reda dan terkontrol. Dari berat badan yang turun, responden juga memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Mereka menjadi lebih mudah untuk bergerak serta mengurangi nyeri pada sendi,” kata Martin.

Dr. Razeen Mahroof, ahli kesehatan dari Oxford, seperti dikutip dari Independent juga menuturkan beberapa manfaat sehat dari rutin berpuasa. Dengan rutin puasa, tubuh menjadi lebih mudah dalam melakukan transisi pembakaran energi. Simpanan gula di tubuh menjadi sumber energi.

“Selanjutnya, lemak di tubuhlah yang akan digunakan sebagai sumber energi. Di sisi lain, otot dapat dipertahankan, kadar kolesterol bisa turun, diabetes, dan tekanan darah pun bisa dikontrol,” tuturnya.

Puasa juga bisa menjadi sarana detoksifikasi bagi tubuh. Detoksifikasi adalah proses normal tubuh untuk mengeliminasi atau menetralkan racun yang dihasilkan dari fungsi biokimia melalui usus, hati, ginjal, paru-paru, kelenjar getah bening, dan kulit.

Namun, puasa tidak otomatis menurunkan berat badan dan meningkatkan kualitas tidur. Pola asupan dan waktu tidur juga berpengaruh. Menu sahur, misalnya, sebaiknya tak terlalu berbumbu tajam atau pedas karena akan membuat cepat lapar. Selain itu, sebaiknya buatlah sedikit hidangan berkuah agar porsi minum tak berkurang. (SBA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY