Puasa Bisa Memicu Regenerasi Sel-sel Kekebalan Tubuh

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bisakah anda menghitung manfaat kesehatan dari puasa? Dengan berpuasa maka secara otomatis akan mempengaruhi setiap bagian dari aktivitas anda, terlepas dari pandangan agama. Saat ini telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa puasa sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia.

Di kalangan komunitas kesehatan, puasa menjadi semakin populer karena menarik untuk diteliti lebih dalam. Sementara sebagian besar praktisi kesehatan masih merasa takut untuk merekomendasikan mengurangi porsi atau jatah makan karena stigma yang terlibat, namun kondisi itu masih tak bisa menutupi manfaat luar biasa yang ditimbulkan dari puasa bila dilakukan dengan bijaksana.

Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Southern California mengungkapkan bahwa dengan rutin menjalani ibadah puasa dapat membantu mencegah kerusakan sistem kekebalan tubuh dan dapat menghasilkan serta memperbaharui sel-sel induk hematopoietik yang menghasilkan sel darah sehingga mampu meregenerasi sel-sel kekebalan tubuh.

Dengan rutin berpuasa selama 2-4 hari pada periode waktu selama enam bulan, terbukti dapat bermanfaat menghancurkan sel-sel mati atau sel yang sudah tua dan aus atu rusak. Kondisi ini secara teoritis sangat baik untuk diterapkan kepada pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi, karena dengan kemoterapi maka dapat membunuh sel-sel kanker dan membunuh setiap jenis penyakit lain yang muncul dari sel dalam tubuh. Selain itu, dengan menjalani ibadah puasa ternyata dapat membantu mengurangi efek samping dari kemoterapi.

Menurut Edna M. Jones, seorang profesor Gerontologi dan Ilmu Biologi dari USC Davis School of Gerontology mebgatakan bahwa seseorang  tidak bisa memprediksi jika dengan puasa berkepanjangan akan memiliki efek yang luar biasa dalam proses regenerasi berbasis sel induk dari sistem hematopoietik.

Ketika Anda merasa haus dan lapar, maka sistem pencernaan tubuh anda akan mencoba untuk menghemat energi. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menghemat energi dalam tubuh anda adalah dengan mendaur ulang sel-sel kekebalan tubuh yang sudah tidak diperlukan, terutama sel-sel yang sudah rusak.

Lebih lanjur, Edna Jones menjelaskan jika jumlah sel darah putih pada tubuh akan mengalami penurunan selama menjalani puasa yang berkepanjangan. Kemudian ketika anda kembali makan, maka sel-sel darah putih anda akan kembali normal. Kondisi ini merupakan suatu yang luar biasa dari efek berpuasa.

Puasa sangat berguna bagi tubuh manusia, tapi akan sangat berbahaya apabila puasa dilakukan bagi seseorang yang memiliki penyakit kanker. Tapi ada cara yang paling masuk akal untuk mereka yang menderita kanker dan ingin tetap puasa yaitu dengan mensintesis segala efeknya dengan obat.

Meskipun beberapa ilmuwan masih skeptis atau terus mencari tahu tentang penelitian tersebut, setidaknya ketika anda mengistirahatkan perut dengan tidak memasukkan apa-apa ke dalamnya selama beberapa jam, terbukti dapat membantu tubuh membersihkan racun atau mendetoksinasi dan tubuh akan secara otomatis kembali mengatur fungsi organ-organ lain seperti ginjal, hati dan bagian lain pada tubuh anda seperti sedia kala. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here