Rahasia Manfaat Puasa Bagi Pria Penderita Penyakit Jantung

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Aktivitas puasa sangat bermanfaat untuk kesehatan, tidak terkecuali bagi para penderita penyakit jantung. Berpuasa akan melatih seseorang yang terserang penyakit jantung agar hidup lebih sehat dan teratur, khususnya mencegah kelebihan makan sehari-hari.

Puasa menyehatkan tubuh, tidak terkecuali bagi penderita penyakit jantung

Bagi seseorang yang mengidap penyakit jantung, tidak ada cara penanganan yang lebih baik selain menerapkan gaya hidup sehat. Pola sehat dengan banyak mengonsumsi makanan berserat dan tidak mengandung kolesterol tinggi, menjadi solusi penanggulangan penyakit jantung.

Berdasarkan kajian ilmiah, berpuasa terbukti dapat menyehatkan tubuh. Hal tersebut karena makanan sangat berkaitan dengan proses metabolisme dalam diri seseorang. Dengan berpuasa akan mengakibatkan peningkatan HDL dan apoprotein alfa1. Di lain sisi terjadi penurunan LDL, yang rupanya memiliki manfaat untuk kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Sementara itu menjalani puasa pada bulan Ramadan akan memiliki pengaruh kepada frekuensi penurunan distribusi sirkadian dari hormon kortisol, melatonin, glisemia, dan suhu tubuh. Berbagai perubahan tersebut memiliki peran dalam peningkatan kesehatan seseorang.

Puasa memberikan kondisi psikologis yang tenang bagi penderita penyakit jantung

Kondisi psikologis yang tenang dan tidak dihinggapi perasaan amarah ketika berpuasa mampu menurunkan adrenalin seseorang. Ketika seseorang mengalami rasa marah, maka terjadi peningkatan adrenalin hingga 20-30 kali lipat. Andrenalin yang meningkat tentu saja membawa dampak negatif bagi penderita penyakit jantung.

Adrenalin dapat memperkecil kontraksi pada otot empedu, kemudian menyebabkan penyempitan pembuluh darah perifer. Kemudian situasi ini juga bisa meluaskan pembuluh darah koroner, sehingga meningkatkan tekanan darah arterial. Volume darah ke jantung pun semakin besar yang berbanding lurus dengan besarnya jumlah detak jantung.

Peningkatan adrenalin juga dapat memberikan dampak buruk lainnya, yakni menambah produksi kolesterol yang berasal dari lemak protein berkepadatan rendah. Sisi negatif jangka panjang yang bisa muncul dari situasi ini adalah meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak.

Puasa dapat mengendalikan darah bagi penderita penyakit jantung

Puasa dapat mengendalikan darah sehingga sangat baik bagi pengidap penyakit jantung, kolesterol atau diabetes. Dalam stuasi tertentu, seorang pasien penyakit jantung dibolehkan untuk berpuasa. Namun khusus bagi pasein yang menderita penyakit jantung yang sangat parah, maka perlu petunjuk dokter.

Puasa dapat menjaga aktivitas perut bagi penderita penyakit jantung

Puasa mampu menjaga aktivitas perut bagi penderita penyakit jantung. Tidak dipungkiri jika makanan yang tidak sehat bisa menjadi penyebab utama munculnya penyakit berbahaya, tidak terkecuali jantung. Selain itu menghentikan konsumsi air selama menjalani puasa, rupanya cukup efektif dalam meningkatkan konsentrasi urin pada ginjal.

Hal tersebut dapat memberikan perlindungan pada ginjal untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Kekurangan air ketika berpuasa juga mampu meminimalkan volume air yang ada di dalam darah. Situasi tersebut bisa memacu mekanisme lokal pengatur pembuluh darah, hingga memberikan dampat positif bagi jantung. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY