Remaja dalam Pusaran Premanisme di Sekolah

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat pernah melihat tindakan premanisme di sekolah? Apakah jangan-jangan anak Anda terlibat? Atau bahkan Anda sendiri lah remaja yang saat ini menjadi pelaku maupun korban? Waspada dan tangani lah tindakan yang demikian, sebab pelajar selayaknya juga akan menjadi pemangku kepentingan bangsa di masa yang akan datang.

Apa Itu Premanisme di Sekolah?

Premanisme berasal dari bahasa Inggris yaitu free artinya bebas dan man artinya manusia. Premanisme berarti seseorang yang bebas melakukan apa saja dan berani melanggar peraturan. Premanisme ialah tindakan kesewang-wenangan yang dilakukan oleh remaja atau anak usia sekolah di lingkungan sekolah.

Secara psikologi remaja memiliki kecenderungan untuk “ikut-ikutan teman”. Tindakan premanisme di sekolah dapat dilihat bentuknya dalam berbagai hal, misalnya tindakan bully, tawuran, maupun “gojlokan” dari senior kepad juniornya. Seringkali budaya senior menindas junior kita dapati di sekolah, karena ini merupakan sebuah tindakan yang terus berlanjut misalnya saat MOS (Masa Orientasi Sekolah).

Bagaimana Cara Efektif Menjauhkan Remaja dari Tindakan Premanisme?

Optimalisasi fungsi sekolah dan guru, khususnya guru BK. Jika di sekolah ada sebuah gerombolan atau siswa yang berkelompok dan seringkali melakukan tindakan melanggar. Misalnya saja merokok, memakai seragam yang tidak standard, sering bolos. Ini sudah termasuk cikal-bakal premanisme dan segera ditindak lanjuti sebaiknya.

Hapuskan kebiasaan mem-bully. Bahaya bully memang sangat berkepanjangan sebab jika korbannya tidak kuat justru akan merusak mental bahkan membuat Si korban merasa tidak penting lagi hidup. Tindakan bully ini biasa dilakukan oleh senior ke junior, atau pun genk kepada anak-anak yang lain. Jika hal ini terjadi ada baiknya langsung ditindak lanjuti.

Ada baiknya memecah siswa yang berkelompok ke dalam kelas yang berbeda. sehingga intensitas genk tidak akan mengganggu remaja yang lainnya. Mencegah adanya tindakan memalak remaja lain di sekolah juga bisa dilakukan sedini mungkin, sebab itu merupakan salah satu tindakan premanisme juga. Lakukan razia secara berkala di sekolah, sehingga murid yang kedapatan membawa senjata tajam di sekolah akan segera ditinjak lanjuti.

Peran Orangtua?

Segala sesuatu yang berhubungan dengan remaja tentu saja selalu dikaitkan dengan orangtua. Orangtua ialah penangungjawab utama bagi anak usia remaja. Cara efektif bagi remaja agar menjauhkan diri dari tindakan premanisme di sekolah memang harus lah bersumber dari orangtua. Komunikasi antar guru dan orangtua memang menjadi salah satu kunci bagi tumbuh kembang remaja di sekolah.

Orangtua perlu menjadi teladan yang baik bagi anaknya. Ciptakan suasana yang menyenangkan di rumah, sehingga anak akan merasa kerasan tinggal diam di dalam rumah. Lalu bagaimana dengan anak yang menjadi broken home? Tentu saja dengan bantuan lembaga kemasyarakatan yang berwenang dan peran guru di sekolah.

Sebaik-baiknya remaja memang lah yang tidak terjun ke dalam premanisme. Setuju kah Anda? Tentunya, sebab dengan premanisme justru akan menimbulkan dampak buruk dari kegiatan belajar di sekolah dan akan merusak masa depan banyak remaja. (MLS).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here