Remaja Menonton Program Pendidikan dan Film Dokumenter Tingkatkan Pengetahuan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Televisi merupakan salah satu media elektronik yang di sukai oleh semua orang baik dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa, maupun lansia. Pada zaman dahulu tidak semua orang memilikinya hanya kalangan tertentu yang sanggup untuk membelinya, akan tetapi di zaman modern ini 90% orang memiliki alat elektronik televisi. Media elektronik televisi merupakan salah satu sumber informasi yang memiliki pengaruh positif dan pengaruh negatif yang didapat karena tidak semua film ataupun berita yang ditanyangkan berdampak positif.

Dampak positif dari media televisi yaitu memberikan sumber informasi, pengetahuan dan pendidikan. Selain itu dampak positif yang didapatkan dari televisi yaitu dapat menghibur suasana hati seseorang yang sedang sedih. Sedangkan dampak negatif yang didapatkan dari media televisi yaitu bisa melukai dan merusak peradaban, televisi bisa menyita banyak waktu, televisi bisa membohongi kita dan membuat kita lupa diri, dan televisi bisa mempengaruhi cara keluarga berinteraksi.

Untuk itu kita harus bisa memilih siaran yang ditayangkan di media televisi. Terutama untuk kalangan anak-anak dan remaja karena akan mempengaruhi pola fikir dan prilaku anak dan remaja tersebut. Tahukah anda apa yang dimaksud dengan film dokumenter ?? dan tahukah anda menonton program pendidikan dan film dokumenter meningkatkan pengetahuan?

Film dokumenter adalah film yang mendokumentasikan kenyataan. Fenomena apa yang sedang terjadi di masyarakat dikemas dalam bentuk senatural mungkin. Di Prancis Istilah “dokumenter” pertama digunakan untuk semua film non fiksi termasuk film mengenai perjalanan dan film pendidikan. Berdasarkan ini, film-film pertama semua adalah film dokumenter.

Film dokumenter mempresentasikan tayangan nyata. Menurut Frank Beaver film dokumenter merupakan sebuah film yang di shoot di sebuah lokasi nyata, tidak menggunakan actor dan temanya terfokus pada subyek seperti sejarah, ilmu pengetahuan, sosial, dan lingkungan. Film dokumenter  pertama digunakan dalam resensi film moana (1926) oleh Robert Flaherty, ditulis  oleh The Moviegoer, nama samaran John Grierson, di New York Sun pada tanggal 8 febuari 1926.

Tujuan dasar dan manfaat dari film dokumenter yaitu memberikan pencerahan, memberikan informasi, pendidikan, melakukan persuasi dan memberikan wawasan tentang dunia kita yang ditempati. Manfaat apabila menonton film dokumenter seperti sejarah yaitu mengetahui sejarah, meningkatkan kesadaran berbangsa dan berbudaya, menghargai masa lalu, mengenal tokoh sejarah. Sebagai contoh film G30SPKI merupakan sebuah film dokumenter di zaman dahulu yang saat ini sedang tenar dan hist kembali. film ini menceritakan sejarah mengenai penghianatan sebuah organisasi komunis yang berkhiatan dan sejarah mengenai 7 pahlawan revolusi yang di kubur hidup-hidup di dalam sumur yang dinamakan “Lubang Buaya”. Film tersebut memberikan pengetahuan kepada para penontonnya mengenai sejarah. Selain itu film ini memberikan dampak positif kepada para ramaja sebagai generasi muda bangsa Indonesia agar menjadi seorang pemberani, cerdas, dan berjiwa semangat dalam sebuah perjuangan.

Film dokumenter tidak bisa dinikmati di bioskop-bioskop seperti film lainnya. Film dokumenter memiliki peminatnya tersendiri. Selain itu film dokumenter ini ditayangkan di acara-acara tertentu. Banyak manfaat apabila anda dan para remaja menonton film dokumenter salah satunya yaitu menambah pengetahuan umum. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here