Resiko Bahaya Penggunaan Pantyliner Setiap Hari

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pantyliner merupakan suatu jenis yang hampir serupa dengan pembalut akan tetapi keduanya memiliki perbedaan. Pemakaian pantyliner bukanlah suatu penyebab timbulnya masalah apabila anda tidak menggunakannya setiap hari. Akan tetapi apabila anda menggunakan dalam waktu yang lama apalagi setiap hari maka kebiasaan tersebut akan berdampak pada kesehatan tentunya kesehatan reproduksi anda. Menurut Ardiansjah menyatakan bahwa apabila pantyliner digunakan dalam waktu yang terlalu lama maka hal tersebut akan menimbulkan bahaya bagi kesehatan organ kewanitaan. Penggunaan pantyliner dalam waktu beberapa jam dan belum di ganti akan memicu pertumbuhan bakteri atau kuman karena kondisinya yang lembab. Kuman atau bakteri yang biasanya muncul yaitu Trichomonas vaginalis yang biasanya bakteri tersebut mengakibatkan keputihan.

Keputihan adalah salah satu indikasi dari gangguan kesehatan yang terjadi pada organ kewanitaan. Wanita yang mengalami keputihan biasanya akan merasakan gatal pada daerah vagina, bau tidak sedap, dan rasa nyeri. Jika tidak segera teratasi maka akan berlanjut kepada infeksi yang pada umumnya keputihan akan berwarna kekuningan, kecoklatan, terkadang kemerahan yang disertai dengan darah. Berikut ini beberapa resiko bahaya dari penggunaan pantyliner apabila digunakan setiap hari, yaitu :

  1. Kulit tidak dapat bernapas

Bahan utama pembuatan strip perekat dibawah pantyliner yaitu plastik, bahan tersebut membuat kulit tidak dapat bernafas dengan bebas. Jika digunakan dalam waktu yang lama akan mengakibatkan vagina menjadi iritasi.

  1. Mempermudah perkembangbiakan bakteri

Kulit akan sulit untuk bernafas karena bahan utama pembuatan strip perekat dibawah pantyliner adalah plastik hal ini mengakibatkan daerah disekitar vagina akan menjadi lembab. Hal tersebut merupakan pemicu bakteri berkembangbiak dengan cepat. Kondisi ini akan menimbulkan beberapa masalah pada vagina. Hal ini dibuktikan oleh pernyataan direktur Midlife Health Center di University of Pittsburgh Medical Center’s Magee-Women’s yang bernama Mary Peterson, MD menyatakan bahwa jika pantyliner digunakan dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan bakteri bahkan infeksi jamur.

  1. Terpapar bahan kimia

Banyak produk pantyliner yang mempromosikan daya serap yang cepat sehingga permukaan pantyliner menjadi kering dan gx membuat vagina menjadi lembab. Akan tetapi apabila semakin cepat daya serap dari pantyliner maka kandungan kimia yang terkandung di dalamnya semakin banyak. Hal ini juga jika dipakai setiap hari tidak terlalu baik untuk vagina.

  1. Menyebabkan alergi

Penggunaan pantyliner dapat menyebabkan alergi di daerah vagina. Hal ini serupa dengan pernyataan dr. Lauren Streicher seorang ahli Ginekologi menyatakan bahwa bahan kimia pembuatan pantyliner dapat menyebabkan iritasi, tidak menutup kemungkinan jika wewangian atau parfum yang terdapat di dalam pantyliner menimbulkan alergi pada kulit.

  1. Infeksi vagina

Jika keempat resiko bahaya di atas tidak dapat diatasi dengan baik maka kondisi tersebut tidak menutup kemungkinan terjadinya masalah yang lebih serius yaitu terjadinya infeksi vagina. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here