Risiko Kanker Payu Dara Pada Pria

SehatFresh.com – Para ahli belum sepenuhnya yakin mengapa kanker payudara juga bisa menyerang para pria. Namun, sejauh ini, sejumlah penelitian telah menemukan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seorang pria terkena kanker payudara. Seperti kanker payudara wanita, banyak dari faktor-faktor tersebut berkaitan dengan tingkat hormon seks dalam tubuh. Berikut sejumlah faktor risikonya :

  • Penuaan

Risiko kanker payudara meningkat seiring dengan bertambahnya usia seorang pria. Menurut Mayo Clinic, kasus kanker payudara pria sering dijumpai pada pria usia antara 68 dan 71.

  • Riwayat kanker payudara

Jika Anda memiliki anggota keluarga (saudara sedarah) yang pernah mengidap kanker payudara, Anda lebih berisiko mengidap penyakit serupa.

  • Sindrom Klinefelter

Sindrom Klinefelter merupakan sindrom genetik yang terjadi ketika anak laki-laki lahir dengan lebih dari satu salinan kromosom X. Sindrom Klinefelter menyebabkan perkembangan testis yang abnormal. Akibatnya, pria dengan sindrom ini menghasilkan hormon androgen pria lebih rendah, tapi hormon estrogen lebih tinggi.

  • Paparan radiasi

Seorang pria yang area dadanya telah diberi paparan radiasi, seperti untuk pengobatan kanker di dada, seperti limfoma, dinilai lebih berisiko terkena kanker payudara.

  • Penyakit liver

Liver memainkan peran penting dalam metabolisme hormon seks dengan membuat mengikat protein yang membawa hormon dalam darah. Protein pengikat tersebut memengaruhi aktivitas hormon. Pria dengan penyakit hati berat seperti sirosis kadar androgen rendah dan kadar estrogen yang lebih tinggi. Kebiasaan minum alkohol meningkatkan risiko kanker payudara pada pria. Ini berkaitan dengan efek buruknya pada fungsi liver.

  • Perawatan estrogen

Jika Anda mengambil obat-berhubungan dengan estrogen, seperti yang digunakan sebagai bagian dari prosedur ganti kelamin atau terapi hormon untuk kanker prostat, risiko kanker payudara meningkat.

  • Obesitas

Tidak hanya pada wanita, obesitas juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada pria. Alasannya, sel-sel lemak dalam tubuh mengubah hormon pria (androgen) menjadi hormon wanita (estrogen). Ini berarti pria obesitas memiliki kadar estrogen lebih tinggi, yang semakin meningkatkan risiko kanker payudara.

  • Kondisi testis

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kondisi tertentu, seperti testis yang tidak turun, testis meradang (orkitis), atau operasi untuk mengangkat testis (orchiectomy) dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada pria.

  • Pekerjaan tertentu

Beberapa laporan penelitian menyebutkan bahwa ada peningkatan risiko kanker payudara pada pria yang bekerja di lingkungan panas seperti pabrik baja. Ini dikarenakan paparan suhu tinggi untuk jangka waktu yang lama dapat memengaruhi testis, yang pada gilirannya akan memengaruhi kadar hormon. Pria yang sering terpapar uap bensin mungkin juga memiliki risiko yang lebih tinggi. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini.

Sumber gambar : beauty.grivy.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY