Risiko Kesehatan Pada Wanita Yang Banyak Duduk

SehatFresh.com – Sadar atau tidak, duduk setiap hari karena bekerja di depan layar komputer bisa berdampak buruk pada kesehatan terutama bagi Anda yang bekerja kantoran. World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa kurangnya aktivitas fisik adalah penyebab keempat yang bertanggung jawab atas kasus kematian di dunia. Dalam hal ini, duduk terus-menerus selama berjam-jam setiap hari adalah faktor risiko utama penyebab munculnya penyakit-penyakit tidak menular, seperti sakit jantung, diabetes, dan kanker. Diperkirakan sekitar 3,2 juta orang di seluruh dunia meninggal setiap tahunnya akibat kurangnya aktifitas fisik.

Pada wanita, ada penelitian yang mengungkapkan bahwa wanita yang banyak duduk lebih berisiko terkena kanker payudara. Penelitian yang dilakukan di Swedia tersebut melibatkan partisipan wanita yang berjumlah sekitar 29.000 dengan rentang usia 25-64 tahun dalam kurun waktu 25 tahun. Para partisipan dikelompokkan dalam tiga kelompok, yakni pekerja kantoran namun tidak aktif berolahraga, pekerja kantoran yang aktif berolahraga, dan pekerja yang aktif duduk dan berdiri serta rajin berolahraga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita yang bekerja dengan lebih banyak duduk mempunyai resiko terkena kanker payudara 2,4 kali lebih tinggi sebelum tiba masa menopause. Selain kanker payudara, wanita yang duduk terlalu lama juga mempunyai resiko terkena kanker endometrium 2,4 kali lebih tinggi. Kanker endometrium merupakan kanker yang menggerogoti bagian dinding rahim. Kondisi ini menyebabkan kemungkinan untuk hamil menjadi minim sekali.

Studi lain juga menyebutkan bahwa orang-orang yang terjebak dalam pekerjaan menetap berisiko dua kali lipat terkena kanker usus besar. Tidak hanya pada pekerja kantoran, hal ini juga berlaku bagi mereka yang sering menonton TV. Penelitian yang dilakukan oleh Daniela Schmid dari University of Regensburg di Jerman mengungkap bahwa wanita yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk duduk memiliki risiko terkena kanker endometrium 32 persen lebih tinggi, dan 66 persen lebih tinggi bagi mereka yang terlalu banyak duduk sambil menonton televisi. Risiko tersebut dikaitkan dengan kebiasaan ngemil yang kurang sehat ketika menonton TV. Setiap penambahan dua jam duduk, risiko kanker usus besar meningkat 8 persen dan risiko untuk kanker endometrium meningkat 10 persen.

Sebagai tindakan pencegahan, para ahli menghimbau pada para wanita yang memiliki pekerjaan yang kurang aktif atau terlalu banyak duduk agar meluangkan sedikit waktu untuk melakukan aktifitas fisik ringan di sela-sela pekerjaannya. Ini merujuk pada beberapa studi yang mengungkapkan bahwa bergerak aktif untuk beberapa saat dapat mengurangi molekul pada darah yang memicu pertumbuhan sel kanker. Contoh hal sederhana yang dapat Anda lakukan adalah bergerak untuk mengambil minum sendiri atau berjalan sejenak ke area lain untuk mengurangi penat. Biasakan juga untuk rutin berjalan kaki setidaknya tujuh jam dalam seminggu. Hal ini bisa menurunkan risiko kanker hingga 14%. Maka dari itu, mulailah dari sekarang untuk menghindari gaya hidup yang pasif.

Sumber gambar : geotimes.co.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY