Risiko Penyakit Jantung Turunan Dan Pengendaliannya

SehatFresh.com – Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang telah menyebabkan banyak kasus kematian di dunia. Banyak orang menderita penyakit jantung sebagai akibat dari pola makan yang buruk, hidup yang kurang aktif dan pilihan gaya hidup buruk lainnya. Di sisi lain, tidak jarang banyak juga yang mewarisi risiko penyakit jantung dari sejarah keluarga mereka. Memang tidak banyak yang dapat Anda lakukan untuk memilih orang tua Anda, namun ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meminimalkan risikonya.

Risiko utama pengembangan penyakit jantung adalah merokok, tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas dan kolesterol tinggi. Faktor risiko yang terkait lainnya termasuk usia, jenis kelamin dan hidup yang kurang aktif. Tekanan darah tinggi dan diabetes cenderung sulit dicegah jika kondisi tersebut berjalan di keluarga Anda. Tapi kebiasaan merokok, obesitas dan gaya hidup yang kurang aktif masih sangat mungkin untuk dikelola.

Risiko penyakit jantung turunan adalah risiko yang dibawa seseorang sejak dilahirkan. Pria yang didiagnosis dengan penyakit arteri koroner sebelum usia 55 tahun atau 65 tahun pada wanita merupakan suatu risiko independen untuk penyakit jantung di luar faktor-faktor risiko umum. Selain penyakit jantung koroner, Anda juga mewarisi risiko pengembangan kolesterol tinggi (hiperlipidemia), diabetes, tekanan darah tinggi (hipertensi) dan obesitas. Sementara tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki riwayat dalam keluarga, Anda dapat menekan risiko keparahannya dengan merubah gaya hidup Anda, ke arah yang lebih baik tentunya.

Bagi orang-orang yang sadar bahwa mereka mewarisi risiko penyakit jantung, tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai pemantauan kesehatan dan menerapkan gaya hidup untuk jantung sehat. Tingkat kolesterol, berat badan dan tekanan darah menjadi hal-hal utama yang perlu diperhatikan. Pria dan wanita dengan riwayat keluarga penyakit jantung harus melakukan pemeriksaan fisik tahunan setelah usia 40 tahun. Pemeriksaan tersebut mencakup pemantauan berat badan, tekanan darah dan kadar lemak darah. Untuk pemantauan yang lebih intensif, dokter mungkin menyarankan Anda mengulang tes pada interval 6 bulan.

Meski demikian, mereka dengan riwayat keluarga penyakit jantung tidak semuanya benar-benar berisiko terhadap penyakit jantung turunan. Namun, gaya hidup yang tidak sehat bisa menempatkan Anda pada risiko untuk penyakit jantung. Merokok, diet yang buruk dan hidup yang kurang gerak adalah contoh dari beberapa hal yang meningkatkan risiko Anda terhadap pengembangan sakit jantung.

Pada dasarnya, siapa pun berisiko terhadap penyakit jantung. Penerapan gaya hidup sehat adalah cara utama untuk mencegah atau menekan risiko penyakit jantung terutama bagi mereka dengan riwayat sakit jantung dalam keluarganya. Menjaga asupan makanan dengan lebih memerhatikan nutrisinya, tidak merokok, menghindari alkohol serta rutin berolahraga dapat membantu menurunkan risiko penyakit mematikan tersebut. Pemeriksaan jantung rutin oleh dokter spesialis juga tentunya tidak boleh dilupakan.

Sumber gambar : penyebabkematian.wordpress.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY