Rutin Orgasme Menjauhkan Pria dari Kanker Prostat

0
5
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Percayakah pembaca jika pria yang rutin melakukan orgasme dapat menjauhkannya dari serangan kanker prostat? Meski terdengar aneh, namun kenyataannya hasil penelitian memang menunjukan hal tersebut. Pria yang rutin orgasme memiliki kemungkinan terkena kanker prostat lebih kecil, dibandingkan dengan pria yang ejakulasinya tidak teratur.

Apa itu kanker prostat?

Kanker prostat merupakan pertumbuhan sel yang terjadi secara tidak teratur di dalam kelenjar prostat. Prostat merupakan kelenjar kecil yang terletak di sekitar panggul pria atau tepatnya terletak di bawah kandung kemih (di depan rektum). Meski terletak sekitar panggul, namun juga termasuk dari sistem reproduksi.

Kelenjar prostat melingkari uretra, yakni sebuah saluran yang berfungsi membawa urine dari kandung kemih menuju penis. Prostat memiliki fungsi untuk membantu produksi cairan yang menyuburkan sekaligus melindungi sperma. Saat pria mengalami ejakulasi, prostat kemudian mengeluarkan cairan menuju uretra.

Cairan yang telah dikeluarkan lantas mengalir bersama sperma menjadi air mani. Terdapat kanker prostat yang memiliki sifat agresif, sekaligus dapat menyebar secara cepat. Namun pada umumnya kanker prostat berkembang secara perlahan-lahan dan tidak mengalami penyebaran.

Seberapa berbahayakah kanker prostat bagi pria?

Menurut informasi dari WHO, kanker prostat merupakan penyakit paling umum yang terletak di urutan kedua bagi pria. Setidaknya kurang lebih 1,1 juta pria di penjuru dunia, didiagnosis mengalami kanker prostat. Sementara itu di Indonesia, kanker prostat masuk dalam 5 besar sebagai jenis penyakit kanker terbanyak.

Gejala penyakit kanker prostat

Kanker prostat sebenarnya tidak memberikan gejala-gejala khusus pada tahap awal. Tanda-tanda baru akan muncul saat kanker prostat sudah membesar, karena mulai berpengaruh pada uretra. Dirangkum dari berbagai sumber, beberapa gejala umum yang dapat muncul antara lain:

  1. Pria mengalami keseringan buang air kecil, khususnya ketika malam hari.
  2. Pria merasakan nyeri atau panas ketika buang air kecil.
  3. Pria merasakan nyeri atau panas ketika ejakulasi.
  4. Pria merasakan kandung kemihnya selalu penuh.
  5. Pria mengalami kurangnya tekanan ketika mengeluarkan urine.

Hanya saja gejala-gejala di atas tidak selalu diakibatkan oleh kanker prostat, namun bisa juga disebabkan infeksi saluran kencing. Gejala kanker prostat baru benar-benar terlihat apabila kelenjar telah membengkak dan menganggu uretra.

Orgasme yang rutin dapat menjauhkan pria dari kanker prostat

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pria yang dalam satu bulan ejakulasi lebih dari 21 kali, mendapati 22% lebih rendah terkena kanker prostat. Meski hasil penelitian ini tak memberikan alasan kenapa ejakulasi bisa membantu dalam pencegahan kanker prostat, namun pihak Harvard Medical School and Bringham and Women’s Hospital mengungkapkan jika studi ilmiah ini setidaknya bermanfaat guna mencegah berkembangnya kanker prostat pada pria. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY