Sakit Kepala Saat Melakukan Hubungan Intim

SehatFresh.com – Sakit kepala bisa muncul dalam berbagai kondisi atau situasi, tidak terkeuali saat berhubungan intim. Meski terdengar aneh, masalah sakit kepala di tengah hubungan intim merupakan hal yang umum terjadi. Penelitian dari Loyola University Medical Center, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa hampir semua orang dewasa, setidaknya pernah mengalami satu atau dua kali sakit kepala saat bercinta dalam hidupnya. Sakit kepala jenis ini dikategorikan dalam headaches associated with sexual activity (HAS) atau sakit kepala yang berhubungan dengan aktivitas seksual.

Sakit kepala bisa terasa saat berhubungan seks, terutama ketika salah satu pasangan sedang mencapai titik orgasme. Sakit kepala ini dapat berlangsung dalam hitungan menit atau bahkan berjam-jam. Rasa sakit seringkali muncul dari dasar tengkorak, yang kemudian menjalar ke bagian depan. Sering kali rasa sakit ini timbul secara tiba-tiba atau bisa juga secara perlahan-lahan, kemudian memburuk selama aktivitas seksual atau masturbasi. Banyak hal yang memicu terjadinya sakit kepala saat berhubungan seks. Salah satunya terkait meningkatnya tekanan darah. Pasalnya, saat bergairah, terjadi peningkatan tekanan darah secara pesat sehingga menimbulkan tekanan pula pada kepala. Selain itu, posisi seksual tertentu juga bisa menimbulkan ketegangan pada tubuh sehingga meningkatkan aliran darah ke kepala.

Banyak penelitian juga yang menunjukkan bahwa sakit kepala saat berhubungan intim ada hubungannya dengan banyaknya energi yang dikeluarkan oleh seseorang. Sebagian peneliti mengatakan bahwa pria lebih sering mengalami sakit kepala saat berhubungan intim karena dibandingkan wanita, mereka cenderung melakukan lebih banyak gerakan selama aktivitas seksual. Pada dasarnya, sakit kepala jenis ini sama halnya dengan rasa sakit kepala setelah berolahraga berat. Peneliti juga mengatakan bahwa seks dan olahraga merupakan hal yang sama.

Ada tiga tipe sakit kepala terkait aktivitas bercinta, yakni :

  • Tegang pada bagian leher dan kepala bawah yang terjadi tepat sebelum orgasme dan terus meningkat hingga aktivitas seksual selesai.
  • Rasa sakit berdenyut pada kepala ketika orgasme dan tidak hilang bahkan setelah beberapa jam setelah bercinta (thunderclap headache.
  • Sakit kepala hebat yang menyerang setelah bercinta dan berlangsung selama beberapa waktu, dan akan bertambah parah ketika berdiri dan berkurang jika berbaring. Hal ini terjadi karena adanya kebocoran internal di cairan tulang belakang. Ketika terjadi kebocoran cairan, otak mengalami gangguan ketika berdiri dan pada akhirnya menyebabkan rasa sakit.

Pada banyak kasus, sakit kepala ini memang belum dikatakan sebagai gangguan medis yang cukup membahayakan. Namun, dalam beberapa kasus, kondisi ini menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan lain yang cukup serius. Tergantung pada jenis sakit kepalanya, obat-obatan tertentu dapat membantu meringankan rasa sakit atau bahkan mencegah sakit kepala. Para ahli juga menyarankan agar rutin berolahraga, menghindari konsumsi alkohol berlebihan dan menjaga berat badan tetap ideal untuk mengurangi risikonya. Luangkan juga waktu untuk berkonsultasi dengan dokter guna mengetahui penyebab pastinya.

Sumber gambar : www.ahligizi.info

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY