Sariawan Salah Satu Penyebab Bayi Susah Makan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sariawan bukan hanya menyiksa bagi orang dewasa. Tapi bagi anak bayi juga. Tiba-tiba bayi bisa jadi sangat susah makan dan selalu rewel. Usut punya usut bisa jadi karena disebabkan oleh adanya sariawan.

Mengapa Sariawan Membuat Bayi Susah Makan?

Sariawan akan membuat seseorang merasa tidak nyaman. Apalagi bagi bayi yang mengalaminya, karena nafsu makan tentunya akan menjadi menurun dan semakin berkurang. Biasanya bayi akan selalu rewel dan terus menangis karena sariawan membuat bayi merasa tidak ingin makan atau pun minum.

Bayi yang mengalami sariawan biasanya tidak mau minum susu atau pun menyusu ASI secara langsung pada ibunya. Sehingga jika terus dibiarkan maka kondisi bayi bisa semakin menurun dan membutuhkan proses penyembuhan dalam jangka waktu yang sangat lama. Biasanya orangtua juga kebingungan karena bayinya jadi sulit tidur karena lapar.

Setidaknya ada beberapa hal yang perlu diketahui mengapa bayi mengalami sariawan ialah sebagai berikut:

  1. Kurangnya kebersihan di area mulut bayi. Ibu kurang memperhatikan kebersihan mulut bayi.
  2. Daya tahan tubuh bayi sangat rendah dan rentan terhadap berbagai penyakit. Salah satunya ialah terkena sariawan. Sariawan ini lah yang membuat bayi tidak mau minum susu dan akhirnya membuat bayi mengalami penyakit yang lain karena tidak mau makan atau minum. Terlebih jika bayi sudah mengalami dehidrasi, tentu biasanya akan diiringi dengan penyakit lain seperti diare dan demam tinggi.
  3. Sariawan merupakan radang di area mukosa yang bisa terjadi pada bayi karena adanya benturan sehingga membuat mulut luka.
  4. Sariawan pada bayi juga bisa terjadi karena adanya infeksi jamur di area mukosa mulut.
  5. Ibu memberikan makanan atau minuman yang panas atau dingin pada bayi. Hal yang biasa terjadi ialah saat pemberian susu formula yang terlalu panas, sehingga membuat bayi sariawan.

Bayi yang mengalami sariawan bisa dideteksi melalui tangisan dan emosi bayi yang tidak stabil. Biasanya Anda akan melihat adanya bagian putih atau residu dan bagian merah di area mulutnya. Hal ini menandakan bahwa sesungguhnya bayi belum bisa berkonsultasi dengan orangtuanya sehingga hanya menangis.

Sariawan membuat bayi selalu merasa resah, sakit, dan tidak enak badan, sehingga membuat organ pencernaannya pun ikut terganggu. Alhasil bayi menjadi demam dan keinginan untuk makannya pun semakin susah. Bayi memang belum terlalu bisa berkomunikasi dengan orangtuanya. Maka orangtua pun membutuhkan kejelian untuk segera mendeteksi permasalahan buah hatinya, termasuk mengecek apakah ada sariawan atau tidak di dalam mulutnya.

Demikian informasi mengenai sariawan yang membuat bayi menjadi susah makan. Semoga bermanfaat bagi para Pembaca. (MLS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here