Seperti Apa Mimpi Basah Itu?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sama halnya dengan menstruasi pada anak perempuan, mimpi basah menandakan anak laki-laki sudah beranjak remaja. Mimpi basah yang secara medis disebut nocturnal emission adalah ejakulasi yang terjadi ketika sedang tidur. Mimpi basah ini tak sama seperti menstruasi di mana setiap anak perempuan akan mengalaminya karena tidak setiap anak laki-laki akan mengalaminya. Meski mimpi basah adalah bagian dari tumbuh dewasa, tidak mengalami mimpi basah tidak berarti ada sesuatu yang salah dengan anak laki-laki Anda.

Dalam masa pubertas, tubuh mulai memproduksi hormon testosteron yang diperlukan untuk membuat sperma. Dengan kata lain, anak laki-laki Anda sudah matang secara seksual dan bisa menyebabkan kehamilan jika berhubungan intim dengan seorang gadis. Dalam masa pubertas pula, anak laki-laki akan mulai mengalami ereksi di waktu yang berbeda-beda sepanjang hari. Cairan mani pun pada gilirannya akan terakumulasi dalam tubuh, dan mimpi basah adalah salah satu cara untuk mengeluarkan cairan mani tersebut.

Karena merupakan respon alami tubuh terhadap perubahan hormon, mimpi basah tidak bisa dicegah ataupun diprediksi kapan datangnya. Sering mimpi tak dianggap pertanda adanya sesuatu yang salah. Remaja laki-laki atau pria yang belum menikah antara usia 15-40 tahun rata-rata satu kali mimpi basah setiap 3-5 minggu. Beberapa orang mungkin mimpi basah beberapa kali dalam satu minggu dan ada juga yang mengalami mimipi basah hanya beberapa kali seumur hidupnya. Umumnya, frekuensi mimpi basah akan menurun setelah seorang pria rutin ejakulasi dengan berhubungan seks ataupun masturbasi.

Dewasa ini, mulai usia 10-12 tahun, sudah banyak anak laki-laki yang mengalami mimpi basah. Dalam mimpi basah pertamanya, banyak anak laki-laki yang kebingungan mengenai apa yang terjadi pada dirinya, dan tak jarang mereka mengira dirinya ngompol. Selain itu, kebanyakan dari mereka merasa malu untuk menjelaskan apa yang dialami pada orangtuanya.

Memang, keberanian anak untuk memberi tahu orangtua mengenai mimpi basah akan tergantung pada seberapa baik komunikasi antara orangtua dan anak yang dijalin selama ini sehingga anak berani terbuka atau tidak mengenai apa saja yang dialaminya. Untuk itu, anak perlu dibekali pengetahuan seksualitas yang memadai agar ia dapat menjalani masa remajanya dengan baik. Jika memerlukan bantuan mengenai bagaimana menyiapkan anak menghadapi mimpi basah, orangtua bisa berkonsultasi dengan dokter, konselor, atau profesional lain yang ahli dalam pendidikan seks.

Apakah perempuan juga mimpi basah?

Meski tidak bisa ejakulasi layaknya laki-laki, perempuan juga bisa mengalami orgasme ketika tengah mimpi erotis saat tidur. Namun, frekuensinya tak sesering mimpi basah yang dialami oleh laki-laki.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here