Serangan jantung sang pembunuh

SehatFresh.com – Tahukah Anda bahwa serangan jantung dan masalah jantung lainnya adalah pembunuh no 1 di dunia? Tentu saja hal ini sangat mungkin terjadi, mengingat fungsi jantung yang begitu vital. Masalah sedikit saja pada jantung bisa mengancam jiwa. Penyakit jantung, terutama serangan jantung yang mendadak menjadi momok yang begitu menakutkan bagi hampir setiap orang. Jika serangan jantung tidak dapat ditangani pada waktu yang tepat, maka kebanyakan pasien langsung meninggal. Inilah mengapa kita harus menerapkan pola hidup sehat, karena kesehatan jantung sangat erat hubungannya dengan pola hidup, pola makan dan tentunya pengelolaan stres. Pemeriksaan kesehatan secara rutin bisa dilakukan untuk mengetahui masalah kecil yang tidak disadari agar bisa segera ditangani.

Serangan jantung yang terjadi, sebagian besarnya adalah hasil akhir dari penyakit jantung koroner, keadaan dimana lemak menyumbat pembuluh arteri dan terjadi pengerasan. Ketika aliran darah tersumbat secara bertahap, tubuh akan menumbuhkan jaringan agunan arteri sebagai cara untuk menghindari penyumbatan. Dengan adanya pembuluh koleteral, kerusakan otot jantung yang dikarenakan oleh serangan jantung bisa ditekan. Risiko-risiko yang menjadi penyebab serangan jantung bisa dikendalikan seperti kolesterol tinggi, darah tinggi, merokok, gaya hidup dan obesitas atau kegemukan. Pria yang berusia di atas 50 tahun dan mempunyai riwayat keluarga berpenyakit jantung mempunyai peluang lebih besar untuk mengalami serangan jantung. Perempuan sebelum menopause mempunyai risiko cukup rendah dari serangan jantung. Hal ini diyakini karena tingginya kadar estrogen, tetapi setelah menopause risiko meningkat.

Kardiolog atau dokter spesialis jantung akan melakukan berbagai tes untuk mendiagnosa serangan jantung dan menemukan tempat terjadinya sumbatan dan jaringan yang rusak. Seseorang yang mengalami serangan jantung harus segera mendapatkan pertolongan dengan obat konvensional/obat stAndar khusus. Pengobatan alternatif tidak dapat digunakan pada penanganan ini, karena serangan jantung adalah kondisi yang sangat darurat antara hidup dan mati. Namun, obat alternatif juga tidak dilarang, malah mempunyai kontribusi yang sangat berharga dalam rangka pencegahan terjadinya serangan jantung.

Seseorang yang mengalami serangan jantung, biasanya akan mendapatkan perawatan khusus di unit perawatan koroner di rumah sakit (CCU) selama kurang lebih 36 jam. Obat stAndar khusus diberikan pada masa perawatan ini, obat-obatan tersebut di antaranya morfin (penghilang rasa sakit), vasodilator untuk memperbesar pembuluh darah, beta-adrenergic blocker untuk menenangkan jantung, aspirin untuk menghindari pembekuan darah. Selain itu, pada kondisi yang tidak memungkinkan penggunaan obat, operasi juga mungkin dilakukan. Operasi ini dilakukan untuk membuka atau memotong arteri yang tersumbat dan menghilangkan pembekuan darah. Setelah melewati masa kritis, pasien akan tetap diberikan beta blocker untuk memperlambat irama jantung, nitrat untuk meningkatkan aliran darah dan pengencer darah seperti aspirin.

Sumber gambar : myapotekacemaxs.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here