Serangan Jantung Semakin Banyak Menyerang Pria Muda

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Saat ini, semakin banyak pria muda menjadi korban terkena serangan jantung. Dokter Russell Luepker menyatakan pada hasil penelitiannya menunjukkan hampir setengah dari pria di penelitiannya yang meninggal adalah pria di bawah umur 48 tahun. Padahal dahulu kematian akibat serangan jantung pada pasien di bawah umur 40 tahun sangat jarang, namun sekarang meningkat.

Ketua Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (Perki) Yogyakarta dr Lucia Kris Dinarti mengatakan bahwa tren penderita penyakit jantung koroner saat ini mengalami perubahan, yakni menyerang pada usia relatif muda. Tren ini, dirasakan dalam 10 tahun terakhir.

Menurut Deputi Komunikasi Informasi dan Edukasi Yayasan Jantung Indonesia, dr. Siska Suridanda Danny, SpJP(K) menjelaskan bahwa wanita memang memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dibanding pria. Perempuan selama masih dalam fase reproduksi dalam hal ini adalah haid maka risiko terkena serangan jantungnya lebih rendah. Sebagian besar karena adanya proteksi dari hormon estrogen. Estrogen membuat metabolisme kolesterol pada wanita menjadi lebih rendah dan pembuluh darah perempuan itu lebih lentur dibanding laki-laki.

Pria lebih rentan terkena penyakit jantung karena gaya hidup yang tidak teratur seperti merokok, minum minuman alkohol, serta faktor hormonal dan juga karena tingkat stres yang cukup tinggi. Sekarang pria muda banyak mengonsumsi makanan berlemak daripada buah-buahan atau sayuran. Selain itu olahraga juga jarang atau bahkan tidak pernah dilakukan. Bahkan anak kecil sekarang sudah banyak yang merokok. Sehingga besar kemungkinan dapat mengakibatkan terkena serangan jantung.

Untuk mencegah penyakit jantung, kenali lebih awal beberapa penyebab penyakit jantung di usia muda, yaitu:

  1. Obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas berpotensi memunculkan tekanan darah tinggi, serta kadar kolesterol yang melambung. Kedua resiko tersebut pada akhirnya sangat memungkinkan seseorang yang obesitas mengidap penyakit jantung.

  1. Pola Hidup Buruk

Penyebab munculnya penyakit jantung yang utama bisa terjadi karena pola hidup yang buruk. Kurang berolahraga dan sering mengonsumsi makanan berlemak daripada buah-buahan atau sayuran adalah pola hidup yang seharusnya anda hindari.

  1. Kadar Kolesterol Tinggi

Kolesterol terbagi dalam dua jenis, yaitu kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Kolesterol jahat mudah menggumpal dan menempel pada dinding pembuluh darah. Karena itu, kadar LDL yang tinggi dapat membentuk plak yang menyebabkan aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah). Dari situlah fungsi jantung terhambat, sehingga kemudian menjadi penyakit. Kadar LDL yang normal dalam darah adalah di bawah 3 mmol/L atau 115 mg/dl untuk orang dewasa serta 2 mmol/L atau 77mg/dl untuk orang yang memiliki risiko tinggi.

Mengingat penyakit jantung juga tergolong penyakit yang serius bahkan mematikan. Untuk itu, sangat penting menjaga jantung dengan gaya hidup yang sehat. Penyakit jantung bisa dihindari dengan cara yang sederhana. Dengan mengonsumsi makanan yang sehat seperti makanan rendah lemak jenuh, serta garam. Biji-biji yang kaya serat, ikan, dan sebaiknya mengonsumsi minyak ikan dua kali per minggu, kacang kacangan. Sebaiknya, mengonsumsi susu rendah lemak dan unggas tanpa kulit. Mengurangi minuman manis dan daging merah. Jika ingin mengonsumsi daging disarankan daging tidak berlemak. Olahraga teratur pun menjadi kunci terhindar dari penyakit mematikan nomor satu ini. Lakukan aerobik yang tidak terlalu berat seperti jalan cepat selama 2,5 jam atau jogging dan berenang selama 1,5 jam setiap minggu. (KKM).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here