Singkirkan Kolesterol Jahat dengan Nanas Madu

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Nanas merupakan salah satu jenis buah-buahan yang banyak dihasilkan di Indonesia. Kondisi Iklim dan lahan di Indonesia mendukung dalam pertumbuhan nanas sehingga banyak dibudidayakan sebagai tanaman pekarangan atau budidaya perkebunan dalam skala yang besar. Salah satunya ialah nanas madu. Pada umumnya, nanas madu memiliki ukuran yang lebis besar, rasa daging lebih manis dan aroma khas nanas lebih kuat.

Menurut Direktorat Gizi Depkes RI, kandungan gizi dalam 100 gram buah nanas yaitu kalori, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, serat, vitamin A, vitamin B1, B2, Vitamin C dan niacin. Menurut Pakar Kesehatan Nutrisi, Jansen Ongko, MSc, RD, nanas madu merupakan buah yang kaya akan berbagai macam vitamin, serat, antioksidan, mineral, mangan dan vitamin C.

Pada saat ini, penerapan gaya hidup dan konsumsi makan makanan yang tidak sehat membuat orang mudah terkena kolesterol. Kadar kolesterol yang tinggi dapat memicu tersumbatnya aliran darah oleh plak dari kolesterol jahat (LDL), menyebabkan aliran darah menjadi deras sehingga dapat memicu penyakit seperti jantung koroner dan stroke. Menurut Dr. Samuel Oetoro, MS SpGK menerapkan pola hidup sehat dapat dilakukan dengan mengkonsumsi buah.

Salah satu buah yang dapat membantu dalam menurunkan kadar kolesterol tubuh yaitu dengan buah nanas madu. Kandungan dalam nanas madu yang berperan dalam menurunkan kolesterol yaitu serat dan vitamin C. Kandungan serat dalam buah nanas membantu dalam penurunan kadar kolesterol dalam tubuh secara signifikan. Serat menjadi salah satu cara untuk mengendalikan kolesterol. Serat berperan dalam mengikat asam empedu yang berguna untuk mengemulsikan lemak dan kolesterol yang ada di dalam saluran cerna lalu dibuang bersama feses. Kondisi ini akan membuat kadar asam empedu berkurang, kemudian hati akan memproduksi asam empedu yang hilang tersebut. Di dalam proses ini,  dibutuhkan kolesterol sehingga kolesterol dalam darah berkurang karena diproses oleh hati lalu diuraikan menjadi asam empedu.

Konsumsi serat ideal per hari yaitu 25 gram, namun rata-rata asupan serat orang Indonesia hanya 10-15 gram. Sedangkan pemenuhan kebutuhan vitamin C dalam tubuh, mampu menjaga kekebalan tubuh, mencegah flu, menjaga kesehatan pembuluh darah dan menstabilkan kadar kolesterol. Kandungan enzim bromelain dalam nanas madu bersifat anti inflamasi sehingga dapat mencegah terjadinya peradangan dan gangguan pada metabolisme tubuh. Enzim ini berperan membuat sistem metabolisme tubuh bekerja lebih maksimal sehingga lemak yang ada diubah menjadi energi pada tubuh.

Menurut Barbara Rolls, Phd dalam buku The Volumetrics Eating Plan, konsumsi diet tinggi serat sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol dan dapat mencegah konstipasi karena serat menyerap air ketika melewati saluran pencernaan sehingga tekstur feses menjadi lunak. Namun dalam konsumsi serat juga harus diimbangi dengan asupan air yang cukup, karena jika kurang akan menyebabkan dehidrasi, memperparah konstipasi atau gangguan pada usus besar. Mengkonsumsi buah nanas juga disarankan secukupnya saja untuk mendapatkan manfaat yang baik. Karena jika berlebihan akan menimbulkan efek pada tubuh seperti alergi. (MLD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here