Stres Pada Lansia

SehatFresh.com – Sebagai manusia, kita pasti pernah mengalami stres bukan? Beban pikiran terhadap masalah yang terjadi, memikirkan kesehatan yang menurun dan beban pekerjaan dan tenggat waktu dalam menyelesaikan sebuah tugas tentu dapat membuat kita stres. Stres masih normal selama tidak sampai menggangu aktifitas dan kesehatan kita. Stres yang berlebihan dapat menghilangkan nafsu makan, membuat badan menggil hebat, susah tidur, tekanan darah tinggi dan akhirnya menimpulkan penyakit-penyakit yang berbahaya seperti serangan jantung dan kanker.

Stres sendiri merupakan respon alami tubuh dalam menghadapi perubahan atau tekanan lingkungan dan keadaan di sekitar kita yang mungkin membuat kita merasa tertekan, terancam atau mengganggu. Respon tubuh ini dapat berupa respon fisik maupun mental. Jika sudah sampai memengaruhi kehidupan dan menganggu aktivitas, kita sudah semestinya mengonsultasikan diri ke dokter ataupun psikiater.

Orang yang telah lanjut usia lebih mungkin mengalami stres karena fungsi organ tubuh dan kesehatan telah menurun. Stres yang dialami oleh lanjut usia ini memiliki dampak yang jauh lebih berbahaya dibanding dengan yang masih muda dan segar. Dampak yang terjadi pada lanjut usia akibat stres yang dialami seperti stroke, jantung koroner, darah tinggi, daya ingat yang menurun tajam, mudah menyalahkan orang lain, tidak percaya pada orang lain, bahkan dapat membuatnya tidak mau bergaul.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan stres pada lanjut usia. Simak dan pelajari beberapa faktor penyebab stres pada lanjut usia, sebagai berikut:

  • Kondisi Kesehatan Fisik

Pada orang yang telah lanjut usia, secara alami terjadi penurunan fungsi struktur dan fisiologis, seperti penurunan fungsi penglihatan, sistem pernapasan, penurunan pada sistem persendian, dan penurunan fungsi pendengaran. Kondisi inilah yang membuat orang lanjut usia merasa stres, karena dengan menurunnya beberapa fungsi fisik, maka dapat menurunkan pula kesehatan mereka. Serta di sinilah mereka membutuhkan orang lain untuk membantu mengerjakan pekerjaan yang dulunya mampu mereka kerjakan sendiri.

  • Kondisi Psikologi

Selain faktor kondisi kesehatan fisik yang menurun, faktor kondisi psikologi orang yang telah lanjut usia juga dapat memengaruhi tingkat stres yang dia alami. Seperti misalnya sudut pandang, kepribadian dan tingkat jenjang pendidikan. Orang yang memiliki sudut pandang positif  dan mampu menyelesaikan masalah dengan baik tentu memiliki resiko stres lebih kecil daripada mereka yang sudut pandangnya negatif.

Kepribadian dan jenjang pendidikan yang dimiliki seorang lanjut usia juga berpengaruh besar. Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa terkadang lansia menjadi tidak percaya pada orang lain, nah kepribadian inilah yang mampu menekan stres yang dialami.

  • Keluarga

Faktor yang satu ini merupakan faktor yang bisa dibilang sangat berpengaruh bagi tingkat stres seorang lanjut usia. Bila dalam keluarga terjadi sebuah masalah, baik antara orang tua dan anak, maupun antar kakak beradik. Hal ini tentu buat orang lanjut usia ini mengalami tekanan dan beban fikiran yang lebih besar. Sebaliknya, jika dalam keluarganya, ia memiliki hubungan yang romantis, saling menghormati, saling menjaga, dan memiliki hubungan kekeluargaan yang erat, maka hal ini dapat menekan tingkat stres menjadi tidak terlalu berat, atau malah menjadi tenang.

  • Lingkungan

Selain faktor keluarga, faktor lingkungan juga berperan dalam tingkat stres seorang lanjut usia. Ketika seorang yang lanjut usia tinggal di tempat yang tidak terawat, kotor, bising, sering banjir, dan sering macet, hal ini juga dapat membuat orang lanjut usia menjadi tidak nyaman, merasa tergangu, dan akhirnya menimbukkan stres.

  • Pekerjaan

Jika seorang lanjut usia yang masa mudanya tidak memersiapkan bekal cukup untuk masa tuanya, maka ketika telah lanjut usia ia dituntut untuk tetap bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup. Tak jarang kita melihat orang lanjut usia tetap bekerja dengan beban pekerjaan yang terbilang berat. Beban pekerjaan dan pemenuhan target inilah yang menjadi salah satu faktor penyebab stres.

Ada beberapa cara menghindari stres, seperti memenuhi konsumsi cairan dengan banyak minum air putih, menjaga konsumsi asupan makanan, sering berolahraga, menjaga pola tidur, dan menyempatkan diri untuk berlibur. Melakukan beberapa hobi, atau hanya menghabiskan waktu dirumah entah bersama keluarga dengan berbincang, menonton film bersama, atau mengurus tanaman yang merupakan salah satu hobi juga.

Sumber gambar : sehatdengannoni.wordpress.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY