Sunat Membantu Menghindari Penumpukan Kotoran pada Kelamin Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat Pembaca, pernahkah Anda bertanya-tanya amankah jika seorang laki-laki tidak bersunat? Padahal manfaat sunat bukan hanya menjalankan perintah agama tapi juga untuk faktor kesehatan juga. Tahukah Anda jika sunat membantu untuk menghindari penumpukan kotoran pada ujung kelamin pria?

Benarkah Sunat Membantu Menghindari Penumpukan Kotoran Pada Ujung Kelamin Pria?

Sunat menjadi solusi dalam membersihkan penumpukan kotoran pada ujung kelamin pria. Kotoran kelamin pria yang terus menumpuk bisa menjadi fimosis. Fimosis merupakan penyempitan atau pun lengketnya kulup penis karena banyaknya kotoran yang menumpuk.

Akibat dari fimosis ini maka kepala penis tidak dapat terbuka secara penuh. Fimosis dapat membuat terjadinya penumpukan smegma atau kotoran hasil sekresi kelenjar kulup yang ada di sekitar kepala penis. Penumpukan smegma bisa terus menyebar dengan berbagai macam bakteri sehingga membuat terjadinya peradangan.

Seorang pria yang mengalami fimosis dapat menyulitkan seseorang dalam membuang air kecil secara rutin karena saluran kencing ter infeksi. Sunat juga bisa bermanfaat untuk mencegah terjadinya penyakit penis yang lainnya seperti misalnya peradangan kepala atau kulup penis. Resiko penyakit ginjal dan berbagai macam infeksi jika seorang anak tidak sunat.

Kotoran yang menumpuk pada ujung kelamin pria bisa menimbulkan berbagai macam penyakit, bahkan risiko kanker penis. Sehingga sunat dapat mengatasi berbagai macam resiko tersebut. Selain itu seorang pria yang bersunat dapat membahagiakan pasangan. Seorang pria yang tidak bersunat bisa jadi menularkan berbagai macam penyakit bagi organ kewanitaan perempuan.

Seorang istri yang menikah dengan pria tidak bersunat cenderung memiliki risiko kanker serviks. Selain itu pria yang bersunat akan memiliki  kesehatan penis yang lebih terjaga. Penis yang bersunat lebih mudah dibersihkan, sehingga kesehatan lebih terjamin daripa pria yang tidak bersunat.

Seorang pria yang mengalami fimosis lebih parah atau biasa disebut Parafimosis seringkali mengalami kondisi kulup tidak bisa kembali ke posisi semula karena pembengkakan di ujung penis. Parafimosis seringkali terjadi ketika kulup tidak dapat kembali ke posisi semula sehingga ketika ditarik ke belakang dengan berbagai macam prosedur medis seringkali gagal. Penanganan parafimosis dapat diatasi dengan obat-obatan, dan lebih baik sunat saja.

Banyak pria yang tidak disunat maka memiliki penyakit balantis. Peradangan bisa terjadi karena banyaknya kotoran di dalam ujung kelamin pria. Sehingga harus mengalami nyeri yang sangat hebat bahkan seringkali sudah tidak tertahankan lagi.

Demikian informasi mengenai fungsi sunat dalam membantu menghindari penumpukan kotoran pada ujung kelamin. Semoga bermanfaat bagi para Pembaca setia. Artikel berikut menjadi referensi bagi para pria yang belum disunat sebaiknya disunat segera agar tidak terjadi berbagai macam penyakit yang bisa menggerogoti ketenangan jiwa. (MLS)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY