Syarat Ibu yang Keracunan Makanan Masih Bisa Menyusui

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak dipungkiri jika ibu yang menyusui akan mengalami mudah lapar. Alhasil sangat penting bagi ibu yang sedang menyusui untuk menyediakan banyak makanan di rumah. Namun ibu juga harus berhati-hati terkait ancaman keracunan dari makanan yang dikonsumsinya.

Ibu yang sedang menyusui bisa berpotensi keracunan

Keracunan makanan dapat menyerang kapan saja dan pada siapa saja. Mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Terlebih jika cuaca sedang lembab, sehingga makanan yang tersimpan menjadi lebih gampang ditumbuhi jamur. Tentu saja hal itu sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh seseorang.

Khususnya bagi ibu yang sedang menyusui untuk selalu waspada terhadap makanan yang dikonsumsi. Jangan sampai makanan yang dikonsumsi justru membuat ibu keracunan sehingga menjadi sakit. Hal tersebut tentu saja akan mempengaruhi kondisi bayi yang sedang disusui.

Lantas jika ibu terlanjur keracunan, apakah boleh menyusui?

Banyak pihak yang beranggapan jika ibu yang sedang sakit tidak boleh menyusui. Begitu juga ketika sang ibu keracunan makanan. Larangan tersebut karena dikhawatirkan ASI yang dihasilkan oleh ibu sudah terkontaminasi virus atau bakteri.

Padahal tidak selamanya anggapan tersebut benar. Pasalnya ibu yang mengalami keracunan, masih boleh menyusui bayinya dengan syarat jenis keracunan tersebut ringan. Itu artinya keracunan hanya pada level gangguan pencernaan atau usus saja.

Jika ibu keracunan dalam level yang ringan, maka masih bisa menyusui bayi secara konsisten. Guna mengembalikan kondisi tubuh jangan lupakan untuk memenuhi asupan cairan, sehingga produksi ASI tetap terjaga.

Hanya saja jika ibu mengalami keracunan makanan dalam level yang berat, maka hindari aktivitas menyusui bayi dalam sementara waktu. Hal itu dilakukan agar bayi tidak tertular racun yang sedang menyerang tubuh ibu.

Apa yang harus dilakukan ibu ketika keracunan makanan?

  1. Ibu saat keracunan makanan harus tetap menjaga asupan cairan. Dalam berbagai kasus keracunan, ibu bisa mengalami muntah atau buang air besar. Guna mencegah dehidrasi atau berkurangnya ASI, maka ibu dianjurkan untuk mengonsumsi banyak minum. Bila diperlukan boleh juga diberikan cairan melalui infus guna menjaga kondisi tubuh.
  2. Ibu saat keracunan juga harus tetap menjaga kebersihan. Pastikan pakaian yang dikenakan ibu tidak terkena kotoran akibat muntahan makanan. Selain itu pastikan pula tangan ibu tidak terkontaminasi sisa-sisa makanan penyebab keracunan. Tujuannya agar bayi terhindar dari penyebaran bakteri.
  3. Ibu saat keracunan harus memperhatikan makanan yang akan dikonsumsi. Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki tekstur lembut. Sementara waktu hindari makanan dairy product sampai diare membaik.
  4. Ibu bisa menghubingi dokter apabila gejala tidak mengalami penurunan. Dokter kemungkinan akan memberikan resep antibiotik. Oleh karena itu ibu bisa memberikan informasi kepada dokter jika sedang menyusui, sehingga antibiotik yang diberikan akan disesuaikan dengan kondisi ibu. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here