Tabel Kandungan Gizi yang Terdapat pada Kacang Kedelai

0
4
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Siapa yang tidak kenal kacang kedelai, tanaman ini masih termasuk dalam kategori Leguminosae (kacang-kacangan). Selain kerap diolah sebagai camilan, kedelai juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan lain. Misalnya saja tahu, tempe, susu kedelai, tauco, taoge, oncom, kembang tahu, hingga kecap. Lantas  apa saja kandungan yang terdapat pada kacang kedelai?

Kandungan gizi dalam kacang kedelai

Tidak banyak orang yang tahu jika selain enak dimakan, kedelai juga memiliki kandungan gizi yang cukup banyak. Selain menjadi sumber serat yang baik untuk dikonsumsi, kacang kedelai juga menjadi sumber protein nabati yang sangat cocok untuk para vegetarian. Fungsi protein pada kacang kedelai cukup penting dalam membangun sel yang terdapat di dalam tubuh.

Kedelai juga memiliki kandungan sumber vitamin A, B kompleks, dan vitamin E. Selain itu masih adalah fosfor, magnesium, serta zat besi. Kedelai menjadi salah satu sumber kalsium yang cukup baik, jika bandingkan dengan kacang-kacangan lainnya.

Kacang kedelai juga mempunyai kandungan lemak tak jenuh yakni asam omega 3 dan asam linolenat. Guna lebih jelas, berikut ini terdapat tabel kandungan gizi pada 100 gram kacang kedelai.

Kandungan Gizi yang Terdapat dalam 100 gram Kacang Kedelai
Kandungan Energi 286 kalori
Kandungan Protein 30,2 gram
Kandungan Lemak 15,6 gram
 Kandungan Karbohidrat 30,1 gram
 Kandungan Serat 4,9 gram
 Kandungan Kalsium 196 mg
 Kandungan Fosfor (506) mg
 Kandungan Besi  6,9 mg
 Kandungan Vitamin A  95 IU
 Kandungan Vitamin B1  0,93 mg
 Kandungan Air  20 g

Manfaat kacang kedelai bagi tubuh

  1. Bermanfaat mencegah Kanker. Seperti yang diketahui jika masyarakat Jepang yang gemar mengonsumsi kedelai, membuat penyebaran kanker bisa diminimalisir. Kandungan fitoestrogen dan isoflavon dalam kedelai, rupanya mampu mencegah kanker. Jenis kanker yang bisa dicegah dari pengonsumsian kedelai seperti saluran telur, payudara, prostat, hingga indung telur.
  2. Bermanfaat mencegah osteoporosis. Fitoestrogennya juga bermanfaat dalam mencegah osteoporosis. Ditambah lagi kandungan kalsium dan protein, yang dapat membantu mencegah pengeroposan tulang.
  3. Bermanfaat mengobati anemia. Tempe kedelai yang melewati fermentasi dapat meningkatkan vitamin B12 yang bermanfaat dalam pembentukan sel darah merah pada tubuh.
  4. Bermanfaat untuk pasien diabetes. Vitamin B kompleks, kandungan serat, asam amino membuat tempe kedelai menjadi sumber protein yang baik untuk penderita diabetes. Seratnya juga dapat mengatur kadar gula darah dalam tubuh.
  5. Bermanfaat melancarkan pencernaan. Kedelai yang memiliki banyak kandungan nutrisi dapat membantu dalam kontraksi otot usus. Alhasil sembelit dapat dicegah, sekaligus zat antibakterinya bisa mengatasi diare.
  6. Bermanfaat mencegah penuaan dini. Kedelai yang memiliki antioksidan, apabila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup bisa mencegah penuaan dini.

Bermanfaat menurunkan kolesterol. Zat di dalam tempe kedelai yang membantu dalam menurunkan lemak darah seperti PUFA, protein, niasin, serat, vitamin E, kalsium, isoflavon, hingga kalsium. Mengonsumsi tempe secara teratur mampu menurunkan kadar kolesterol. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY