Tanda Dan Gejala Menopause Wanita

Menopause merupakan bagian normal dari proses penuaan pada semua wanita. Menopause didefinisikan sebagai akhir dari siklus menstruasi secara permanen dan hilangnya fungsi ovarium. Secara umum, menopause terjadi pada wanita saat memasuki usia 40, namun ada juga yang baru mengalaminya saat memasuki usia 50 tahun, sedangkan pra-menopause terjadi sekitar 2 atau 3 tahun sebelum menopause atau berhentinya siklus haid secara total.

Berikut adalah beberapa tanda dan gejala yang menunjukkan awal menopause, diantaranya:

Perubahan siklus menstruasi

Salah satu tanda umum yang seringkali dialami wanita menopause adalah perubahan pada siklus menstruasi, di mana siklus haid menjadi lebih panjang atau lebih lama. Seorang wanita dianggap sudah mencapai menopause jika selama 12 bulan sudah tidak mengalami menstruasi sejak tanggal ia mengalami periode menstruasi terakhir. Periode menstruasi yang tidak teratur sampai benar-benar berakhirnya menstruasi merupakan tanda yang paling jelas seorang wanita telah mencapai masa menopause, terutama jika ia sudah berusia di atas 50 tahun.

Masalah seksual

Memasuki masa menopause, wanita mengalami perubahan pandangan dan minat akan aktifitas seksual. Beberapa wanita mungkin mengalami peningkatan minat, namun gangguan di area genital seperti berkurangnya hingga terhentinya produksi cairan pelumas membuat aktifitas ketika berhubungan menjadi kurang menyenangkan, bahkan dapat menimbulkan rasa sakit.

Hot flashes

Salah satu gejala menopause yang mungkin paling terkenal adalah hot flashes. Hot flashes terjadi karena adanya perubahan hormonal yang menyebabkan pelebran pembuluh darah dalam upaya untuk mendinginkan tubuh. Rasa panas ini dialami secara tiba-tiba dimulai dari bagian atas tubuh dan berlangsung sekitar beberapa detik, namun ada juga yang terjadi hingga beberapa menit, yang kemudian diikuti dengan keluarnya keringat dan jantung berdebar lebih cepat.

Gangguan tidur

Insomnia atau gangguan tidur lainnya merupakan tanda dan gejala yang sering terjadi pada awal menopause. Sebagian wanita sering terbangun di malam hari karena berkeringat terlalu banyak atau hot flashes, sementara mungkin sebagian wanita lainnya mengalami kesulitan untuk tidur. Beberapa hal yang direkomendasikan untuk menangani masalah insomnia pada wanita menopause adalah dengan menghindari konsumsi kafein dan melakukan latihan atau teknik relaksasi.

Perubahan bentuk tubuh

Perubahan pada massa otot saat memasuki masa menopause menyebabkan perubahan pada bentuk tubuh wanita. Selain perubahan bentuk tubuh, sebagian besar wanita juga mengalami keluhan pada kesehatan tulang dan sendi.

Pada usia 45 tahun, sel telur tinggal 1000, yang secara bertahap akan habis sehingga menyebabkan seorang wanita berhenti haid atau memasuki menopause. Banyak orang mengira pra menopause adalah menopause dini. Namun, kenyataannya tidak demikian. Menopause ditandai dengan berhentinya haid dan tidak berfungsinya ovarium. Sedangkan pada masa pra menopause, ovarium masih berfungsi sehingga wanita masih mengalami haid meskipun tidak teratur. Ketidakteraturan ini karena sebagian siklus pada ovarium mengalami anovulasi (tidak melepaskan sel telur). Tetapi karena sebagian lagi tetap berovulasi, pada masa pra menopause seorang wanita masih mungkin hamil, walaupun kemungkinannya relatif kecil.

*pic ovca.org

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here