Tanda dan Gejala Wanita Sedang Stres Berat

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Telah banyak penelitian yang melaporkan bahwa wanita memiliki kerentanan stres lebih tinggi daripada pria. Salah satu alasan utamanya karena wanita menjalankan banyak peran, terutama ketika ia sudah berumah tangga. Tuntutan menjadi pekerja profesional sekaligus ibu rumah tangga yang baik sangat berpotensi memicu stres. Stres dapat memengaruhi fisik, pikiran, perasaan, hingga perilaku sehari-hari.

Stres pada dasarnya merupakan respon alami tubuh ketika merasa terancam. Saat berhadapan dengan “bahaya”, tubuh secara otomatis mengaktifkan mekanisme “fight or flight” di mana tubuh melepaskan hormon stres yang disebut kortisol dan adrenalin yang memacu semangat seseorang mempertahankan diri dari bahaya yang ada. Namun, ketika tubuh memproduksi hormon stres berlebih akibat stres yang tidak teratasi, hal itu dapat memengaruhi kondisi fisik dan psikologis.

Meski sulit dihindari, namun stres dapat dikendalikan. Maka dari itu, penting untuk mengenali separah apa tingkat stres yang Anda alami. Jika Anda mengalami gejala-gejala berikut ini, kemungkinan Anda sedang mengalami stres tingkat tinggi:

Tanda dan gejala yang berkaitan dengan fisik

  • Sering sakit kepala
  • Sering nyeri dan kaku otot
  • Sering mengalami gangguan pencernaan
  • Detak jantung cepat dan nyeri dada
  • Mudah lelah
  • Mual dan muntah
  • Rambut rontok
  • Gejala kulit, seperti jerawat meradang, gatal, ruam, dan kekambuhan eksim.
  • Insomnia
  • Menstruasi tidak teratur
  • Menjadi lebih sering sakit
  • Frigiditas (tidak peka terhadap rangsangan seksual)

Tanda dan gejala yang berkaitan dengan emosi

  • Merasa sedih, cemas dan gelisah berkepanjangan
  • Kurang motivasi dan merasa kewalahan
  • Mudah tersinggung

Tanda dan gejala yang berkaitan dengan perilaku

  • Makan berlebihan atau kurang makan
  • Meluapkan kemarahan di mana saja
  • Merokok
  • Memakai narkoba
  • Mabuk-mabukan
  • Menarik diri dari lingkungan sosial
  • Jarang berolahraga

Ketika ada waktu luang, Anda mungkin bersantai untuk mengurangi stres dengan melakukan aktivitas, seperti menonton televisi, browsing internet, atau main game. Tapi, ternyata aktivitas semacam itu tidak efektif dan justru bisa memicu stres berkepanjangan. Mengendalikan stres hendaknya dimulai dengan memperbaiki pola hidup, yaitu dengan mengonsumsi makanan sehat, mencukupi kebutuhan tidur, olahrag teratur, serta menghindari rokok, narkoba, dan alkohol.  Selanjutnya, penting untuk mengenali sumber stres Anda dan mulai belajar mengendalikan sumber stres tersebut. Ada beberapa teknik manajemen stres yang bisa Anda terapkan, diantaranya teknik relaksasi (latihan pernapasan, meditasi, dan yoga), curhat dengan teman atau keluarga, menggambar, atau mendengarkan musik. Bila hal-hal tersebut tidak membantu, jangan ragu untuk minta bantu psikiater. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here