Tanda Gejala Terjadinya Konstipasi pada Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Konstipasi merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan BAB, dalam istilah lain gangguan ini disebut dengan sembelit. Berdasarkan hasil penelitian gangguan ini dapat terjadi sekitar 26% pada pria. Konstipasi dipengaruhi oleh beberapa faktor penyebab seperti kekurangan cairan, gangguan saraf, blokade di rektum, gangguan kesehatan, kurangnya aktivitas fisik, dll.

Tanda gejala terjadinya konstipasi pada pria yaitu susah mendapatkan ereksi atau mempertahankannya. Konstipasi yang terjadi pada pria berpengaruh pada kehidupan seksualnya dimana terjadinya gangguan pada penis yang mempengaruhi ereksi dari pria tersebut. Hal tersebut muncul karena pada area penis khususnya di perineum terdapat tekanan yang cukup kuat.

Perineum merupakan tempat adanya banyak saraf yang bisa memberikan sinyal nikmat pada tubuh. Selain itu tekanan kuat pada area perineum mengakibatkan tergangunya aliran darah di sekitar penis sehingga kemampuan ereksi pria dapat berkurang. Konstipasi juga dapat mengakibatkan perut terasa sakit dan mengganjal keras, sehingga pada saat berhubungan seks pria akan merasa tidak nyaman.

Konstipasi yang dialami seorang pria tidak hanya menimbulkan tanda gejala berupa kesulitan mendapatkan ereksi atau mempertahankannya. Akan tetapi menimbulkan tanda gejala lainnya, diantaranya sebagai berikut:

  1. Frekuensi buang air besar menurun karena tidak lancar.
  2. Feses yang keluar cenderung keras dan tidak lembek. Selain itu warna feses akan berwarna lebih gelap. Hal tersebut sama halnya dengan penjelasan profesor Arthur Magun dari kedokteran Klinis College of Physicians yang mengatakan bahwa ciri feses yang normal akan berwarna coklat, pada dan bertekstur sedang. Sedangkan seseorang yang mengalami konstipasi biasanya feses akan terasa sangat keras.
  3. Seorang pria yang mengalami konstipasi akan merasakan perubahan di ususnya dengan kuat.
  4. Perut akan terasa tidak nyaman. Biasanya seseorang yang mengalami sembelit akan merasa isi perut penuh walaupun dirinya merasa lapar.
  5. Saat anda merasa ingin buang air besar anda akan mengalami kesulitan untuk mengeluarkan feses.
  6. Pada beberapa kasus biasanya akan terjadi gesekan antara feses dan pelepasan yang menimbulkan luka, sehingga feses biasanya akan disertai dengan darah.
  7. Sekitar anus akan terasa sakit saat digunakan untuk duduk atau berjalan.
  8. Konstipasi akan menimbulkan tekanan otot yang menyebabkan punggung terasa nyeri.
  9. Perut akan terasa melilit atau kram.
  10. Kram perut akan mengakibatkan nafsu makan anda menurun karena rasa ketidaknyamanan.

Konstipasi tidak hanya menimbulkan tanda gejala secara fisik, akan tetapi gangguan tersebut juga menimbulkan tanda gejala secara psikologi, diantaranya sebagai berikut:

  1. Rasa percaya diri yang berkurang.
  2. Akan merasa lapar meski telah makan.
  3. Mengalami peningkatan emosi dengan cepat yang mengakibatkan stres dan rentan mengalami sakit kepala bahkan demam.
  4. Tubuh akan merasa lelah, letih, tidak nyaman dan tidak fit serta sering mengantuk.
  5. Rasa semangat yang menurun karena kondisi badan yang tidak fit sehingga penderita akan merasa malas saat melakukan aktivitas. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here