Tanda Gejala Terjadinya Psikosis

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Psikosis merupakan suatu kondisi yang menunjukan gejala umum dari penyakit jiwa. Psikosisi membuat seseorang yang mengalaminya akan terpisah dari kenyataan dan berhalusinasi. Dalam kasus tertentu dan jarang terjadi mereka mungkin kadang menyentuh atau merasakan hal-hal yang tidak ada.

Hal tersebut terjadi karena mereka tidak mengetahui mana yang nyata dan mana yang tidak nyata. Mereka cenderung bereaksi terhadap suatu hal yang berbeda dan menunjukan perilaku yang tidak normal. Berdasarkan jenis penyakit mental yang gejalanya khas dari psikosis disebut dengan gangguan psikotik, seperti :

  • Skizofrenia yang menunjukan penderitanya mengalami kesulitan kognitif yang bersifat seumur hidup sehingga membutuhkan penanganan jangka panjang.
  • Gangguan delusional dimana seseorang mempercayai suatu hal yang tidak nyata. Kondisi ini bersifat ringan dan pasien bisa menjalankan kehidupan yang normal.
  • Seorang yang mengalami gangguan mental berupa bipolar akan merasakan suasana hati yang ekstrem dan tak terduga.
  • Psikosis akibat obat akan memicu substansi yang mengakibatkan perubahan mood yang tidak normal pada individu tersebut.
  • Psikosis organik terjadi karena kerusakan pada bagian otak yang mengatur fikiran.
  • Gangguan psikotik singkat muncul karena adanya perubahan dalam hidup contohnya perceraian, kehilangan pekerjaan dan lain-lain.

Tanda gejala psikosis yang pertama kali muncul disebut dengan first episode atau early psychosis. Sebelum terjadinya hal tersebut biasanya seseorang akan mengalami tanda-tanda berupa perubahan perilaku yang mungkin memang tidak terlalu jelas untuk dilihat. Periode tersebut dikenal dengan istilah periode prodromal dan terjadi selama berhari-hari atau bertahun-tahun. Berikut ini beberapa tanda gejala terjadinya psikosi, antara lain :

  1. Halusinasi

Seorang yang mengalami psikosis akan berhalusinasi dimana dirinya akan merasakan suatu hal yang tidak nyata terhadap panca indra manusia.

  1. Delusi

Delusi atau dalam bahasa lain waham yaitu suatu keyakinan dimana seseorang meyakini suatu hal yang salah. Contohnya merasa bahwa dirinya sebagai manusia super.

  1. Cemas

Seorang yang menderita psikosis akan merasakan cemas secara berlebihan.

  1. Curiga

Rasa curiga akan ada pada seseorang yang mengalami psikosis meskipun hal tersebut tidak jelas sebabnya.

  1. Mengalami gangguan mood

Gangguan mood pasti ada didalam seseorang yang mengalami psikosis. Suasana hatinya akan berubah-ubah.

  1. Cenderung menjadi pribadi yang murung

Penderita psikosis akan terlihat murung dan lebih suka menyendiri. Hal ini dikarenakan tidak ada daya tarik dirinya untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

  1. Tidur terus menerus

Selain lebih suka menyendiri seorang dengan gangguan psikosis akan lebih suka tidur secara terus menerus.

  1. Sulit berkonsentrasi

Orang yang mengalami gangguan psikosis akan sulit untuk berkonsentrasi pada satu hal. Selain itu penderita akan mengalami gangguan berbicara, seperti tidak fokus, berpindah dari topik satu ke topik lain, dan sering tidak nyambung saat diajak berkomunikasi.

  1. Merasa di awasi

Seorang psikosis akan merasa dirinya selalu diawasi oleh orang lain dan bahkan berfikiran bahwa oranglain akan menyakiti dirinya.

  1. Tidak peduli pada kebersihan dan penampilan

Penderita psikosis akan merasa acuh dan cuek terhadap kebersihan dan penampilan. Sehingga sering kali orang yang mengalami hal ini terlihat lebih kusut dan kurang bersih.

  1. Keinginan untuk bunuh diri

Pada tingkat tertentu dan dirinya merasa depresi seorang yang mengalami gangguan psikosis akan melakukan percobaan bunuh diri. (KMY)


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here