Tanda Menstruasi Tidak Normal

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Menstruasi merupakan satu siklus yang terjadi pada wanita setiap bulannya. Setiap wanita pasti mengalami menstruasi setelah memasuki masa remaja atau pubertas. Siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari. Tidak semua wanita yanng memiliki menstruasi yang sama, kadang siklus terjadi sekitar 21 hari dan 30 hari atau bisa terjadi berubah-ubah dari bulan ke bulan atau bisa tetap.

Siklus menstruasi normal pada wanita bisa terjadi dengan jarak 21 hari hingga 35 hari dan berlangsung selama 2 sampai 7 hari. Namun, remaja biasanya akan mengalami siklus menstruasi yang panjang (lebih dari 35 hari) atau tidak teratur. Siklus menstruasi akan menjadi makin pendek  dan lebih teratur dengan bertambahnya usia.

Namun, ada beberapa hal yang mengindikasikan bahwa siklus menstruasi tidak normal, diantaranya:

  • Rata-rata siklus menstruasi yang normal adalah 21-35 hari. Jika siklus terjadi lebih dari 31- 35 hari atau jangka waktu kurang dari dua minggu antara periode haid pertama dengan priode haid kedua, ada kemungkinan darah yang keluar bukan darah menstruasi.
  • Menstruasi biasanya berlangsung selama tujuh hari. Jika Anda mengalami haid lebih dari tujuh hari, maka Anda perlu waspada. Hal tersebut bisa saja menandakan bahwa Anda menderita mennorhagia, yaitu kondisi peningkatan volume darah menstruasi.
  • Banyaknya darah yang keluar membuat Anda harus mengganti pembalut setiap satu atau dua jam sehari, juga merupakan tanda-tanda Anda mengalami mennorhagia. Kehilangan banyak darah menyebabkan tubuh kehilangan zat besi yang dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin. Tanpa zat besi yang cukup, jumlah sel darah merah akan berkurang secara signifikan sehingga berpotensi terhadap anemia. Kondisi ini ditandai dengan gejala-gejala seperti kelelahan, pucat, dan napas pendek.
  • Anda tiba-tiba sering merasakan nyeri yang berlebihan pada perut. Rasa nyeri saat atau sebelum haid merupakan hal yang normal, namun jika sudah mengganggu aktivitas dan bahkan membuat Anda ingin pingsan, maka itu tidaklah normal. Kondisi ini disebut dysmenorrhea, rasa sakit berlebihan saat haid. Gejala dysmenorrhea meliputi rasa sakit pada punggung bagian bawah atau kaki, kram perut, atau sakit pada tulang panggul. Nyeri berlebihan saat haid ini dapat menjadi indikasi terhadap adanya penyakit tertentu, seperti endometrosis dan fibroid.
  • Keluarnya darah yang menggumpal saat menstruasi adalah normal. Namun jika terdapat gumpalan darah dalam jumlah besar, besar kemungkinannya Anda mengalami heavy period.
  • Tidak lagi menstruasi. Jika Anda tidak haid selama tiga bulan, mungkin Anda sedang hamil. Penyebab lainnya, Anda bisa juga mengalami amenorrhea, perimenopause atau menopause. Amenorrhea bisa terjadi akibat penyakit, stres yang berlebihan, olahraga yang terlalu berat, atau penurunan berat badan yang terlalu drastis.

Kondisi menstruasi yang Anda alami setiap bulannya dapat menjadi indikasi apakah sistem reproduksi Anda bekerja dengan baik atau tidak. Memeriksakan diri sedini mungkin perlu dilakukan guna mencegah dan mendeteksi adanya gangguan yang terjadi agar segera ditangani dan mencegah efek fatalnya di kemudian hari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here