Tanda-tanda Menopause Pria (Andropause)

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tanda-tanda andropause atau lebih sering disebut dengan tanda-tanda menopause pria, pada umumnya akan terjadi pada pria separuh baya, sekitar waktu yang sama pada saat wanita akan mengalami menopause juga. Namun tanda-tanda menopause pria sangatlah berbeda, pada wanita yang mengalami akan berhentinya siklus mestruasi dan sudah dipastikan setiap wanita pada usia pertengahan akan mengalami menopause.

Andropause adalah kondisi pria usia tengah baya yang mempunyai gejala-gejala dan keluhan yang mirip dengan menopause pada wanita. Istilah andropause berasal dari bahasa Yunani, Andro artinya pria sedangkan Pause artinya penghentian. Jadi secara harfiah, andropause adalah berhentinya fungsi fisiologis pada pria. Berbeda dengan wanita yang mengalami menopause, dimana produksi ovum dan hormon estrogen serta siklus haid berhenti dengan cara yang relatif mendadak. Pada pria, penurunan produksi spermatozoa, hormon testosteron, dan hormon lainnya terjadi secara perlahan.

Pada dasarnya pria yang mengalami andropause diakibatkan dari tingkat kesehatannya yang menurun. Selain itu, andropause juga bisa diobati dengan cara penggantian testosteron, namun langkah yang sangat tepat yang berkaitan dengan menopause pria adalah dengan mengganggapnya sebagai efek dari penuaan diri.

jika seorang pria mengalami satu atau lebih dari gejala-gejala andropause, kemungkinan Anda tengah mengalami ketidakseimbangan endokrin. Endokrinologis dapat melakukan pengetesan dan melakukan sejumlah diagnosa, juga latihan untuk memperbaiki ketidakseimbangan tersebut.

Ketidakseimbangan hormon ini dapat mengakibatkan masalah hormonal yang membuat pria merasa seperti kinerjanya memburuk dan kehilangan semangat di banyak aspek kehidupannya.  Mulai mengalami gejala-gejala tidak jelas seperti kelelahan sampai kehilangan memori. Sayang, banyak dari pria mengabaikan ini sebagai efek dari penuaan, yang membuatnya tidak mencari pengobatan

Puncak hormon pertumbuhan pria terjadi sekitar usia 20 tahun, dan jatuh sekitar 14% setiap 10 tahun sesudah itu. Pada usia 40 tahun, hormon pertumbuhan telah hilang hampir setengahnya, dan pada usia 80 tahun, hanya memiliki sisa beberapa persen saja. Kekurangan hormon ini menyebabkan tanda-tanda penuaan semakin terlihat. Pria harus waspada terhadap ketidakseimbangan hormonnya, sebelum gejala tersebut menjadi lebih buruk

Sebelum semua itu terjadi ada baiknya Anda mengetahui gejalanya sehingga bisa mengatasi keadaan ini dengan berkonsultasi dengan dokter. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda andropause yang umumnya terjadi, yaitu:

  • Kekurangan energi pada tubuh dan juga akan mengalami cepat lelah
  • Libido yang rendah
  • Difungsi ereksi
  • Pada malam hari akan mengeluarkan keringat yang cukup banyak
  • Mood mudah berubah-ubah dan menjadi lebih sensitif
  • Mengalami gangguan emosional atau depresi
  • Berat badan akan semakin bertambah walaupun nafsu makan berkurang
  • Rambut yang rontok akan semakin bertambah
  • Daya ingat akan semankin melemah
  • Denyut jantung yang tidak teratur
  • Mengalami susah tidur atau insomnia
  • Ginekomastia atau dengan pembesaran puting payudara pada pria seiring dengan bertambahnya usia

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY