Tanda-tanda Obesitas pada Bayi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bayi memiliki pertumbuhan yang cepat terutama pada berat badannya, pada artikel sebelumnya telah dibahas bersama ciri-ciri kegemukan pada bayi. Nah perlu anda ketahui tanda–tanda obesitas pada bayi sebelum terlambat. Jika seorang bayi mengalami obesitas maka harus segera anda lakukan tindakan penanganannya, karena obesitas akan mempengaruhi terhambatnya pertumbuhan bayi anda. Jika bayi anda dibiarkan mengalami obesitas maka bayi tersebut tidak akan berkembang sebagaimana mestinya seperti anak pada umumnya yang pertumbuhannya normal. Akan mempengaruhi pertumbuhan mental, fisik dan psikologisnya.

Maka untuk anda orang tua yang memiliki bayi atau anak dalam masa pertumbuhan, perlu mengetahui secara dini jika bayi anda mengalami obesitas karena hal ini perlu diwaspadai dan harus memperhatikan betul-betul berat badan bayinya setiap bulannya. Bandingkan dengan teman seusianya, jangn biarkan anda tenang saja membiarkan bayi anda mengalami obesitas, karena kegemukan atau obesitas tidak selalu sehat.

Tanda-tanda obesitas yang sangat mudah kita lihat adalah dilihat dari berat badan bayi yang selalu bertambah melebihi batasannya dan tidak sama di Bandingkan berat badan bayi dengan standar berat bayi yang sesuai dengan usianya. Standar berat badan bayi bisa diperoleh di Posyandu, Puskesmas dan Dokter anak. Apabila berat badan bayi tersebut di atas rata-rata yang seharusnya maka orang tua perlu mewaspada karena kemungkinan bayi positif terkena obesitas bisa terjadi. Maka orang tua harus melakukan tindakan untuk menggatasi agar bayi selanjutnya tumbuh dan berkembang secara maksimal.

Obesitas sangat berkaitan erat dengan timbulnya penyakit berbahaya seperti jantung, diabetes dan stroke. Maka dari itu untuk anda yang memiliki bayi yang dalam pertumbuhan anda perlu mengetahui tanda-tanda bayi anda mengalami obesitas. Menurut dr. Laila Hayati Spesialis anak Subspesialis nutrisi Metabolik RSAB menjelaskan tanda-tanda  obesitas bayi sebagai berikut:

  1. Bayi anda lebih tinggi

Dibandingkan dengan bayi bayi yang lain, bayi anda berbeda memiliki tubuh yang cenderung tinggi perawakannya dari pada anak anak yang lainnya seusianya.

  1. Anak laki-laki payudaranya lebih besar

Anak yang mengalami obesitas jika ia anak laki-laki akan memiliki payudara yang lebih besar tidak seperti anak anak lainnya.

  1. Memiliki tungkai yang bengkok

Dari kebanyakan anak yang mengalami obesitas pasti mengalami tungkai yang bengkok, dan dr. Laila menjelaskan bahwa hal ini diakibatkan oleh tulang yang masih dalam tumbuh itu belum maksimal tapi tungkai tersebut harus mampu menahan berat badannya. Berat badan dan tinggi anak tidak seimbang.

  1. Alat reproduksi yaitu kelamin anak laki-laki akan terlihat lebih kecil

Hal di karenakan anak laki-laki yang mengalami obesitas cenderung memiliki alat kelamin yang lebih kecil karena suatu jaringan lemaknya yang banyak membuat kelamin tersebut cenderung tenggelam.

Hal pertama yang anda lakukan untuk mengatasi obesitas adalah dengan memberikan ASI dibandingkan susu formula. ASI atau air susu ibu terbukti dapat mencegah dan mengatasi obesitas pada bayi. Namun jika ternyata bayi anda tidak suka ASI maka anda harus mengontrol porsi susu formula yang diberikan. Susu formula tidak boleh diberikan secara berlebihan, karena akan mengakibatkan obesitas terjadi.

Saat bayi anda terkena obesitas, maka anda harus mulai mengontrol pola makanannya jangan diam saja menuruti apa keinginan bayi anda dan sebaiknya anda memberikan makan terlebih dahulu sebelum bayi anda menangis atau meminta makan dan buat lah jadwal makan sepeti pada umumnya secara normal. Makanan yang diberikan untuk bayi yang obesitas tidak menghendaki makanan yang manis dan berkalori tinggi ataupun banyak lemaknya dan cobalah berikan buah atau sayuran pada anak anda yang mempunyai nilai serat yang tinggi untuk dapat di konsumsi untuk bayi yang terkena obesitas.

Selain itu, bayi yang mengalami obesitas harus sering diajak melakukan aktivitas fisik. Bayi bisa diajak spa bayi sehingga dia bisa bergerak bebas di dalam air atau permainan yang lainnya. Dengan cara-cara di atas, orang tua akan bisa mengatasi tanda-tanda obesitas pada bayi. (NLT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here