Tanda-Tanda Terganggunya Kesehatan Emosional

SehatFresh.com – Emosi yang sehat sangat penting untuk kesehatan dan hubungan yang harmonis. Kerusakan emosional dapat terjadi sebagai akibat dari penyakit mental, trauma atau kombinasi dari kedua faktor tersebut. Kesehatan emosional berpengaruh pada kemampuan seseorang dalam membangun hubungan dan menangani stres sehari-hari. Orang yang memiliki kesehatan emosional yang baik akan terhindar dari gangguan depresi, stres, kecemasan dan memiliki pengendalian diri yang baik sehingga lebih tenang dalam menjalani kehidupan.

Kesehatan emosional pada dasarnya telah dan akan terus dibentuk oleh pengalaman saat sedang melakukan aktifitas, terutama pengalaman di usia dini (masa kanak-kanak). Segala bentuk aktivitas, cara merawat, pendidikan serta apa yang didapatkan diwaktu usia dini akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan emosional seseorang. Orang yang sehat secara emosional akan bisa mengendalikan dan meluapkan emosinya secara sehat dengan cara yang positif.

Orang yang kesehatan emosionalnya terganggu, mungkin akan menunjukkan tanda-tanda yang berkaitan dengan beberapa hal berikut ini:

  • Masalah kepercayaan
    Sikap “mudah percaya” bisa berbahaya dalam beberapa situasi dan ketidakmampuan untuk mempercayai orang yang dicintai bisa menjadi tanda kerusakan emosional. Anak-anak yang ditinggalkan oleh orang tua mereka sering mengalami masalah kepercayaan di masa dewasanya, sehingga sulit untuk membentuk hubungan interpersonal yang dekat. Kurangnya kepercayaan bisa terjadi akibat pengalaman masa lalu yang menyakitkan, termasuk tindakan pengkhianatan. Contoh situasi yang dapat memicu masalah kepercayaan mencakup ditinggalkan sebagai anak, ketidaksetiaan dan berbagai bentuk ketidakjujuran.
  • Harga diri yang rendah
    Harga diri mengacu pada cara di mana orang melihat dan menilai diri mereka sendiri. Harga diri yang rendah bisa terjadi akibat sumber internal seperti kondisi kesehatan mental atau penyebab eksternal seperti bullying. Harga diri yang rendah juga telah dikaitkan sebagai gejala umum dari depresi. Tanda-tanda harga diri yang rendah termasuk rasa malu, kecemasan tentang penampilan, perasaan tidak berharga dan rasa bersalah yang tidak perlu atau malu.
  • Kemarahan
    Ketika suasana hati tidak menyenangkan, kemarahan merupakan respon emosional alami yang dapat berguna ketika disalurkan secara efektif. Ketika kemarahan tidak dikelola dengan benar, kemarahan bisa merusak hubungan dan menyebabkan terjadinya pertengkaran antara individu. Kemarahan yang tidak pantas bisa tampak dalam kecemburuan, manipulasi, dugaan atau pasif-agresif. Jika dibiarkan tak terkendali, kemarahan bahkan mungkin memburuk menjadi kekerasan verbal atau fisik.
  • Perilaku merusak diri
    Kerusakan emosional sering bermanifestasi sebagai perilaku merusak diri sendiri. Gangguan makan, penyalahgunaan zat dan melukai diri sendiri adalah beberapa contohnya. Menurut The American Humane Association, perilaku destruktif seperti konsumsi alkohol dan penyalahgunaan narkoba, upaya bunuh diri dan penarikan sosial bisa terjadi akibat pelecehan emosional.

Banyak pilihan cara yang bisa Anda tempuh untuk menyembuhkan kerusakan emosional. Konseling atau terapi bisa membantu pasien mengendalikan emosinya. Ahli kesehatan mental profesional dapat memberi solusi dengan mengajarkan teknik manajemen stres dan membantu menangani masalah sehari-hari. Ketika masalah emosional memengaruhi pasangan menikah atau keluarga, konseling dan terapi bisa menjadi solusinya. Kesehatan emosional yang baik tentunya bisa membuat Anda menjalani kehidupan dengan lebih baik. Karena kesehatan fisik seseorang juga dipengaruhi oleh kesehatan secara mental dan emosional di mana semuanya saling mendukung satu sama lain.

Sumber gambar : www.masterkoepink.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY