Tanda-tanda Wanita Mengalami Menopause

0
2
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Seorang wanita memiliki siklus alami yang terjadi setiap bulan, yang akan mereka hadapi secara rutin. Siklus alami ini ialah menstruasi. Setiap bulan wanita mengalami fase-fase yang akan membuat dirinya mengalami menstruasi jika sel telurnya tidak dibuahi. Namun, seiring berjalannya waktu, saat usia seorang wanita tidak lagi muda, maka ia akan berhenti mengalami menstruasi.

Pada umumnya, wanita akan mengalami menopause di usia 52 tahun. Namun ada beberapa wanita yang mengalami perimeopause. Kondisi ini dikenal sebagai masa transisi dan akan dialami oleh wanita yang berusia dipertengahan 30 tahun atau usia 40 tahun. Perubahan hormon dalam tubuh, terutama hormon esterogen yang menurun atau meningkat secara tiba-tiba. Hormon ini adalah salah satu faktor yang berpengaruh dalam fase ini.

Terdapat beberapa tanda yang akan muncul dan dirasakan oleh wanita yang mengalami menopause. Berikut beberapa tandanya:

  • Suasana hati yang mudah berubah

Hormon yang mulai tidak stabil berperan dalam berubahnya suasana hati seseorang. Wanita yang mengalami menopause akan mengalami suasana yang mudah berubah dengan cepat. Baik emosi, khawatir, atau merasa sedih dengan cepat. Selain perubahan hormon, kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk pun dapat memengaruhi perubahan suasana hati. Memastikan diri Anda cukup tidur dengan kualitas yang baik akan sedikit banyak membantu mengontrol perubahan suasana hati seseorang.

Pola makan yang sehat dan memastikan asupan gula yang tidak berlebih juga akan membantu Anda mengontrol berubahnya suasana hati.

  • Keringnya daerah vagina

Berubahnya produksi hormon dalam tubuh, juga mempengaruhi produksi cairan yang berada di sekitar dinding vagina. Selain itu, keelastisannya juga terpengaruh akibat perubahan hormon. Tidak banyak wanita yang merasakan hal ini, beberapa dari mereka akan merasakannya saat berhubungan seksual. Hal ini dikarenakan mereka menyadari cairan yang ada tidak lagi sebanyak biasanya. Wanita juga akan lebih sulit untuk menerimarangsangan yang diberikan.

  • Menstruasi tidak teratur

Perubahan hormon juga berpengaruh pada fase menstruasi. Inilah yang menyebabkan wanita yang mulai menopause akan mengalami menstruasi yang tidak teratur. Bisa lebih lama atau lebih singkat dari biasanya. Bahkan, pada beberapa kasus, wanita tidak akan menstruasi selama beberapa bulan. Namun, tidak mengalami kehamilan.

Gejala lain selain menstruasi yang tidak terjadi lebih dari tiga bulan ialah volume darah yang keluar lebih banyak dari biasanya. Umumnya, orang akan menduga hal ini berkaitan dengan kelelahan atau stres. Namun, jika usia Anda sudah mencapai 40 tahun, ada baiknya Anda konsultasikan ke dokter. (IKS)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY