Tata Cara Melakukan Mandi wajib atau Mandi Junub

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Mandi junub (mandi wajib) merupakan mandi yang diharuskan bagi umat Islam apabila sedang mengalami hadas besar. Tujuannya guna menyucikan diri agar bisa kembali melakukan ibadah wajib. Lantas bagaimana tata cara melakukan mandi junub seperti yang dipraktikan oleh Rasulullah SAW?

  1. Diawali dengan niat mandi junub

Seseorang sebelum melakukan mandi junub, maka harus berniat di dalam hati. Niat dapat menjadi pembeda antara mandi junub dengan mandi biasa. Hal tersebut juga sesuai dengan sabda Rasulullah SAW bahwa “setiap amalan tergantung pada niatnya” (HR. Al Bukhari-Muslim).

  1. Mencuci telapak tangan sebelum memasukkannya ke tempat air

Mencuci telapak tangan dapat dilakukan dua hingga tiga kali. ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila hendak mandi karena junub, memulai dengan mencuci kedua telapak tangan” (HR Al Bukhari-Muslim)

  1. Membersihkan kemaluan dengan menggunakan tangan kiri

Maimunah radhiyallahu ‘anha mengatakan: “Kemudian Rasulullah menuangkan air pada kemaluannya, lalu mencucinya dengan tangan kirinya” (HR. Muslim).

  1. Menggosok-gosokan telapak tangan bagian kiri ke tanah

Maimunah radhiyallahu ‘anha mengatakan: “Kemudian beliau menggosokkan telapak tangan kirinya ke tanah dengan sungguh-sungguh” (HR. Muslim).

  1. Melakukan wudhu

Banyak ulama memberikan pandangannya jika berwudhu ketika mandi junub hukumnya tidak wajib, tapi sunnah. Ulama-ulama tersebut beranggapan bahwa berwudhu ketika mandi junub merupakan hal yang diriwayatkan dari perilaku Nabi.

Alhasil menurut pendapat ulama-ulama itu, perilaku nabi tidaklah membuat sebuah hukum berubah menjadi wajib. Demikian pendapat dari ulama-ulama seperti Ibnu Batthal, Al-Imam An-Nawawi, Asy-Syaukani dan masih banyak lagi.

  1. Membersihkan pangkal rambut menggunakan jari hingga kulit kepala basah

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan: “Kemudian beliau memasukkan jari-jemarinya ke dalam air, lalu menyela-nyela pangkal rambutnya dengan jari-jari tersebut” (HR. Al-Bukhari).

  1. Menuangkan air ke atas kepala

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan: “Kemudian beliau menuangkan air ke atas kepala beliau sebanyak tiga kali dengan kedua tangannya” (HR. Al-Bukhari)

  1. Menyiramkan air ke seluruh tubuh

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan: “Kemudian beliau mengguyurkan air ke seluruh tubuh beliau” (HR. Muslim)

  1. Membasuh kedua kaki

Air apabila sudah disiramkan dengan merata ke seluruh tubuh, maka langkah terakhir yakni membasuh kedua kaki. ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan: “Kemudian terakhir beliau mencuci kedua kakinya” (HR. Muslim).

Seseorang yang mandi junub disarankan untuk memperhatikan bagian tubuh yang biasa rawan tidak terkena siraman air. Bagian tubuh tersebut seperti pusar, ketiak, telinga bagian dalam, telinga bagian luar, lipatan paha, dan lain-lain. Demikian langkah-langkah tata cara mandi junub. Seorang yang sudah melakukan mandi junub, maka dianggap telah bersih dari hadas besar. Aktivitas ibadah lainnya seperti sholat 5 waktu juga bisa kembali dilakukan. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY