Tekanan Darah Normal Pada Pria

SehatFresh.com – Tekanan darah merupakan indikator kesehatan fisik dan mental seseorang. Tekanan darah juga secara luas digunakan dalam diagnosis sejumlah masalah kesehatan. Tekanan darah adalah ukuran tekanan yang terjadi pada pembuluh darah arteri ketika darah d pompa oleh jantung untuk di alirkan ke seluruh anggota tubuh. Angka tekanan darah itu sendiri terdiri dari dua angka yang disebut sistolik dan diastolik. Tekanan darah sistolik adalah tekanan saat jantung berdetak ketika memompa darah, sedangkan tekanan darah diastolik adalah tekanan saat jantung beristirahat, di antara kontraksi.

Secara umum, tekanan darah normal pada orang dewasa adalah 120/80 mm Hg. Ada tiga derajat yang mengindikasikan hipertensi. Tahap pra-hipertensi berada pada kisaran 120-139 sistolik dan diastolik 80-89. Tipe I hipertensi yang berkisar antara 140-159 sistolik dan diastolik 90 sampai 99. Dan yang terakhir, tipe II hipertensi di mana angka tekanan darah menunjukkan 160 sistolik dan 100 diastolik.

Tekanan darah pada pria umumnya sama dengan wanita hingga usia 35 tahun. Melewati usia 35 tahun, kenaikan tekanan darah seiring dengan bertambahnya usia menjadi lebih jelas pada pria. Penyimpangan tekanan darah ini berlanjut hingga usia 45 di mana pria dan wanita mulai menunjukkan kesamaan tekanan darah lagi. Pria perlu mewaspadai kenaikan tekanan darah setelah usia 50 tahun. Melewati usia ini, risiko pengembangan hipertensi dan risiko kesehatan yang terkait seperti penyakit jantung, penyakit jantung iskemik, dan serangan jantung menjadi lebih besar.

Risiko masalah tekanan darah semakin meningkat pada pria yang merokok. Merokok sangat berkaitan dengan penyakit jantung dan peningkatan tekanan darah. Merokok mengakibatkan komponen-komponen dalam darah cenderung lebih kental. Hal ini berdampak pada aliran darah dan akan merusak dinding arteri. Serangan tekanan darah tinggi bisa terjadi jika Anda tidak segera berhenti merokok. Seperti telah diketahui, rokok mengandung 4000 dan 400 zat beracun, termasuk tar. Tar di dalam rokok dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Tingginya kadar kolesterol dalam darah bisa menjadi salah satu penyebab tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi bisa membebani kerja jantung. Risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal akan meningkat jika beban tambahan ini tidak ditangani dengan tepat. Semakin tinggi tekanan darah Anda, semakin besar pula kerusakan yang ditimbulkan. Komplikasi darah tinggi yang berkelanjutan sangatlah fatal dan bisa berujung pada kematian. Maka dari itu, sangat penting untuk memantau perubahan tekanan darah. Sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah di klinik atau pusat kesehatan secara rutin. Kenaikan angka sistolik berhubungan erat dengan hipertensi pada orang dewasa yang lebih tua. Dengan identifikasi yang tepat, pengobatan dengan modifikasi gaya hidup dan obat anti-hipertensi, tekanan darah tinggi dapat dikendalikan.

Sumber gambar : dokterpribadianda.wordpress.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY