Tekanan Darah Normal Sesuai Usia

Penyakit tekanan darah tinggi sering dihubungkan dengan penyakit orang dewasa, namun sekarang penyakit tekanan darah tinggi juga sudah mulai menyerang usia muda. Kecenderungan untuk mengonsumsi junk food dan fast food dengan kandungan gula dan garam yang tinggi menjadi salah satu penyebab hipertensi pada usia muda. Maka dari itu, perlu dilakukan pemeriksaan tekanan darah yang dilakukan secara dini agar terhindar dari berbagai resiko kesehatan yang mungkin terjadi.

Tekanan darah pada anak-anak
Tekanan darah akan berubah sepanjang masa. Titik terendah terjadi pada saat bayi, dan kemudian meningkat secara bertahap seiring dengan pertambahan usia. Menentukan tekanan darah normal pada anak-anak bisa dikatakan cukup rumit, dan tergantung pada ukuran dan usia anak. Namun beberapa ahli mengatakan bahwa anak dianggap memiliki prehipertensi jika memiliki tekanan darah lebih dari 90 persen dibandingkan anak seusianya, dan dianggap “hipertensi” jika memiliki darah tekanan yang lebih besar dari 95 persen dibanding anak lain seusianya.

Tekanan darah pada remaja dan dewasa
Meski tekanan darah secara alami meningkat dengan usia, tetapi tekanan darah normal untuk semua remaja, dewasa dan orang dewasa yang lebih tua adalah yaitu di bawah 120/80. Angka pertama, tekanan darah sistolik, menunjukkan tekanan dalam pembuluh darah saat jantung berkontraksi dan mengerahkan tekanan maksimum. Angka kedua, tekanan darah diastolik, menunjukkan tekanan dalam pembuluh darah saat jantung beristirahat, antara kontraksi. Jika salah satu dari dua angka terlalu tinggi, maka tekanan darah tidak dianggap normal.

Orang dewasa dianggap memiliki prehipertensi jika tekanan darah sistolik mereka secara konsisten di atas 120 tetapi di bawah 140, atau jika tekanan darah diastolik mereka di atas 80 atau di bawah 90. Orang dengan prehipertensi cenderung lebih cepat memiliki hipertensi kecuali jika mereka mengambil beberapa langkah-langkah untuk menurunkan tekanan darah mereka. Jika Anda memiliki tekanan darah lebih dari 140/90, Anda dianggap memiliki hipertensi. Dokter mungkin menyarankan kebiasaan gaya hidup tertentu yang dapat membantu menurunkan tekanan darah, seperti menjaga berat badan yang sehat, berolahraga secara teratur, berhenti merokok, dan membatasi garam. Tergantung pada seberapa tinggi tekanan darah dan kondisi medis lain yang Anda miliki, dokter mungkin juga merekomendasikan obat tekanan darah.

Tekanan darah rendah
Selain tekanan darah tinggi, tekanan darah juga bisa menjadi lebih rendah dari normal pada usia berapa pun. Beberapa orang memiliki tekanan darah rendah secara alami rendah tanpa mengalami gejala apapun. Namun pada beberapa orang dengan tekanan darah sistolik kurang dari 90, mereka mengalami gejala seperti pusing, kepala ringan atau pingsan. Tekanan darah rendah biasanya disebabkan oleh masalah lain, seperti dehidrasi, kehilangan darah tiba-tiba, atau efek samping dari obat-obatan. Untuk mengatasinya, dokter akan merekomendasikan pengobatan tergantung pada penyebabnya.

Untuk menghindari masalah tekanan darah, kita perlu menjaga tekanan darah agar tetap stabil dengan mengonsumsi makanan sehat terutama buah dan sayur. Di samping itu, pola makan sehat juga perlu diimbangi dengan olahraga. Hindari juga rokok dan alkohol. Sangat disarankan juga untuk memeriksa tekanan darah ke dokter minimal dua kali dalam setahun. Masalah tekanan darah seringkali menjadi cikal bakal timbulnya berbagai penyakit. Komplikasi akibat dari tekanan darah cenderung tidak terlihat, akan tetapi akan mulai terasa ketika kondisinya sudah parah.

*pic health.kompas.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY