Teknik Penoplasty untuk Memperbesar Mr. P

SehatFresh.com – Tak dapat dipungkiri jika kepercayaan diri seorang pria juga sangat dipengaruhi dan bisa dibilang bergantung pada ukuran Mr. P yang ia miliki. Seorang pria yang memiliki Mr. P dengan ukuran kecil atau pendek tak jarang merasa minder atau malu. Sebab, ia merasa takut jika pasangannya akan kurang puas karena Mr. P miliknya berukuran kecil.

08yjika pada kesempatan sebelumnya kita pernah membahas tentang manfaat senam kegel untuk memperbesar ukuran Mr. P, maka kali ini akan membahas salah satu jenis oprasi terbaru yang dapat digunakan untuk memperbesar ukuran Mr. P.

Dilansir laman Telegraph, teknik tersebut mirip prinsip kerjanya dengan pembesaran payudara, yakni memakai silikon implan yang ditambahkan pada Mr P. Ada pula yang memakai suntikan asam androlog pada tekniknya tersebut. Hanya saja, teknik oprasi ini digunakan dan di khususkan untuk memperbesar Mr. P. Dokter membocorkan cara aman mengubah ukuran organ vital pria yakni dengan teknik penoplasty.

Bahkan menurut dokter asal London, Dr. Roberti Viel, teknik penoplasty yang diterapkan oleh Dr. Nam dapat meningkatkan seksualitas pada pria. Metode ini juga dianggap sebagai metode pembesaran Mr. P dengan efek samping terkecil. Operasi penoplasty dapat meningkatkan panjang dan ketebalan penis, bahkan keduanya.

Dr. Viel mengatakan, untuk meningkatkan panjang, sayatan akan dibuat di atas pangkal penis. Melalui sayatan ini, kita dapat melepaskan ligamentum suspensorium, yang memungkinkan penis maju ke depan, dan bertambah panjang sekitar satu atau dua inci.

Penoplasty memang tergolong teknik baru, sehingga belum ditemukan akibat buruk atau resiko signifikan yang ditimbulkan dari teknik ini. Dr Roberti Viel sendiri berujar bahwa tehnik penoplasty tidak selalu 100% berhasil. Hal itu sangat berhubungan atau tergantung pada struktur anatomi penis dan daerah kemaluan. Viel menambahkan bahwa semua operasi dengan cara atau tehnik memasukkan benda asing ke dalam tubuh memiliki kemungkinan adanya komplikasi. Kompilaksi dapat berupa infeksi, pendarahan, mati rasa di area yang terkena, timbulnya jaringan parut atau pengumpulan darah di bawah kulit, yang dikenal sebagai hematoma atau pembekuan darah. Hasil akhir dari tehnik penoplasty juga terkadang tidak seperti yang diharapkan, pada beberapa kasus yang terjadi justru mendapatkan hasil Mr.P yang tidak simetris. Tetapi hal tersebut dapat diatasi dengan memberikan pijatan lembut, imbuh Dr Robert Viel.

Sumber gambar : lifestyle.sindonews.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY