Terapi Pijat Dapat Mendorong Sistem Kekebalan Tubuh Lebih Baik

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Adakah di antara para pembaca yang senang memanfaatkan terapi pijat? Akhir-akhir ini terapi pijat memang cukup populer menjadi sarana relaksasi yang digunakan untuk melepas kepenatan setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Selain dapat melepaskan kepenatan, terapi pijat juga ampuh untuk mendorong sistem kekebalan tubuh menjadi lebih baik.

Arti terapi pijat

Pijat merupakan istilah untuk kegiatan memberi tekanan pada tubuh khususnya otot, ligamen atau tendon dengan teknik-teknik khusus. Saat ini terapi pijat sudah mulai menjamur, dari tempat spa yang bertarif mahal hingga ke jasa pijat tradisional yang bertarif murah.

Di pusat-pusat perbelanjaan, terapi pijat juga sering dijumpai. Dengan memanfaatkan terapis, konsumen bisa melepas kepenatan melalui terapi pijat dengan harga yang terjangkau. Tak ayal jika semakin hari, terapi pijat semakin digemari oleh masyarakat luas.

Terapi pijat dapat mendorong sistem kekebalan tubuh

Selain dapat membuat tubuh menjadi bugar, terapi pijat juga bisa mendorong sistem kekebalan tubuh menjadi lebih baik. Pasalnya otot yang dipijat akan menjadi rileks, sehingga kekebalan tubuh mengalami peningkatan.

Dengan kekebalan tubuh yang meningkat, secara tidak langsung bisa melepaskan tubuh dari serangan penyakit. Pemijatan adalah pemberian energi yang dimasukan ke tubuh guna memperlancar peredaran darah. Darah yang lancar akan semakin membuat kekebalan tubuh menjadi terjaga, sehingga ampuh dalam mengatasi penyakit.

Kajian ilmiah juga pernah dilakukan dalam sebuah uji coba terkait terapi pijat. Dalam hal ini pemijatan ringan ataupun berat dapat memicu perubahan yang bermanfaat pada sel imun, yang memiliki peran untuk melindungi tubuh.

Para ilmuwan menemukan jika sukarelawan mengalami perubahan yang cukup signifikan pada sel imun, sehingga bermanfaat untuk mencegah penyakit. Sukarelawan juga mampu mengalami penurunan kadar hormon kortisol yang dikenal sebagai pemicu stres dan hormon arginin vasopressin yang bisa memengaruhi perilaku agresif.

Teknik-teknik terapi pijat

  1. Teknik Pijat Jaringan Dalam, adalah perawatan untuk menangani nyeri atau kekakuan pada tubuh. Dalam teknik ini terapis akan melakukan gerakan lambat, namun terfokus pada area tubuh tertentu.
  2. Teknik Pijat Shiatsu, yang dalam bahasa Jepang berarti tekanan jari. Terapis akan memakai tekanan yang bervariasi dengan jari, pada titik akupresur. Titik tersebut dipercaya bisa menjadi bagian penting dari energi tubuh.
  3. Teknik Pijat Thai, dalam hal ini terapis akan menggerakkan tubuh pasien ke dalam berbagai posisi guna menekan otot.
  4. Teknik Pijat Refleksi, yang menekankan pada titik-titik tubuh tertentu.
  5. Teknik Pijat Swedia, merupakan teknik memijat yang tak terlalu keras. Telapak tangan akan memberi tekanan di tulang dan otot.
  6. Teknik Pijat Prancis, yang memiliki manfaat untuk menambah kecantikan. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here