Terapi Sehat Untuk Pecandu Nikotin

SehatFresh.com – Kalangan umum mungkin sudah biasa mendengar kata nikotin. Biasanya nikotin atau yang biasa disebut (C10H14N2) merupakan senyawa organik alkaloid, yang umumnya terdiri dari Karbon, Hidrogen, Nitrogen dan terkadang juga Oksigen. Senyawa kimia alkaloid ini memiliki efek kuat dan bersifat stimulan terhadap tubuh manusia. Contoh lain dari senyawa alkaloid ini misalnya, Kafein. Bagi pencinta kopi, tentu bisa merasakan efek stimulan dari kafein ini ketika meminum secangkir kopi di pagi hari.

Dalam dosis yang lebih rendah (rata-rata rokok yang menghasilkan sekitar 2 mg nikotin dapat diserap), bertindak sebagai stimulan substansi pada mamalia, sedangkan jumlah tinggi (50-100 mg) bisa berbahaya. Efek stimulan ini kemungkinan menjadi faktor  utama terhadap sifat ketergantungan bagi perokok tembakau.

Dikutip dari www.sanglahhospitalbali.com dampak dari nikotin dapat  mengubah fungsi otak dan tubuh kita. Nikotin membuat si perokok merasa rileks dan kemudian merasa lebih enerjik dan bersemangat, atau sebaliknya. Efek ini umum dikenal sebagai biphase effect. Semakin sering seseorang merokok, akan semakin merasa ketagihan dan bertambah pula dosis yang akan digunakan. Dalam jangka panjang, Nikotin dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, membuat si perokok sangat rentan terhadap serangan jantung dan stroke walaupun sudah lama berhenti merokok.

Seseorang yang sudah kecanduan nikotin, biasanya susah untuk dihentikan bahkan harus melalui terapi nikotin. Terapi ini dilakukan untuk mengurangi kecanduan nikotin yang berlebih. Ada berbagai macam terapi bagi para pecandu nikotin seperti :

  •  Permen Karet Nikotin

Ketika Anda berhenti merokok, gejala ketergantungan nikotin dapat membuat Anda merasa frustrasi, depresi, gelisah, atau menjadi pemarah. Keinginan untuk “merokok satu batang saja” akan sering muncul pada diri Anda. Terapi penggantian nikotin ini dapat membantu mengurangi dorongan nafsu untuk merokok. Studi menunjukkan permen karet nikotin, “lozenges” dan “patches” dapat membantu melipatgandakan peluang keberhasilan Anda untuk berhenti merokok bila digunakan dengan program yang intensif. Tetapi menggunakan produk ini sambil merokok umumnya tidak dianjurkan.

  • Koyo Nikotin

Koyo nikotin berbentuk seperti koyo pada umumnya yakni berbentuk lembaran, penggunaannya dengan cara ditempelkan di kulit untuk memberikan pengaruh nikotin yang biasanya didapatkan dari rokok. Biasanya, pemakaian koyo ini ditempatkan pada bagian lengan untuk mengurangi efek ketergantungan nikotin dari rokok. Kadar nikotinnya tentu lebih rendah dibandingkan nikotin yang terkandung dalam rokok.

  • Nikotin Inhaler

Jenis terapi ini dianggap paling identik dengan merokok itu sendiri karena penggunanya seperti sedang merokok. Inhalernya terbuat dari bahan plastik yang di dalamnya mengandung nikotin. Dengan alat ini, kebutuhan tubuh Anda akan nikotin dapat dipenuhi. Nikotin dari inhaler biasanya masuk lewat mulut dan tenggorokan kemudian diserap oleh membran mukosa.

Inhaler nikotin bisa dipesan dengan resep. Seperti alat terapi lainnya, kandungan nikotin di dalam inhaler ini dapat dikurangi. Meski begitu, efek samping penggunaannya cukup besar seperti adanya iritasi pada tenggorokan dan mulut.

  • Tablet Nikotin

Tablet nikotin dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan nikotin akibat kecanduan rokok. Penggunaan yaitu dengan cara memasukkannya ke dalam  mulut dan disimpan di bagian bawah lidah. Diamkan beberapa saat sampai sekiranya nikotin yang terkandung di dalamnya dilepaskan semuanya dan diserap oleh darah. Penggunaan tablet nikotin ini sangatlah mudah.

  • Minta Resep Pada Dokter Anda

Untuk memudahkan penarikan nikotin tanpa menggunakan produk yang mengandung nikotin, tanyakan resepnya kepada dokter Anda. Ada pil yang membantu mengurangi rasa lapar dengan mempengaruhi zat kimia dalam otak. Mereka juga dapat membuat merokok kurang memuaskan jika Anda mengambil sebatang rokok. Obat lain dapat membantu mengurangi gejala ketergantungan yang mengganggu, seperti depresi atau ketidakmampuan untuk berkonsentrasi.

Dengan terapi awal ini, para pecandu nikotin dapat dipastikan tidak akan merokok maupun meminum kopi dengan kadar yang berlebihan. Bahkan dapat berhenti total. Semua berawal dari niat dari masing-masing individu. Jika seorang pecandu tidak mempunyai niat untuk mengurangi jumlah nikotin maka akan dipastikan ia susah untuk menjalani terapi ini.

Sumber gambar : caraberhentimerokokcepat.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY