Terjadinya Infeksi Kandung Kemih pada Anak

0
1
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Semua bayi yang baru saja dilahirkan memiliki resiko yang sama untuk menderita infeksi kandung kemih. Namun, semakin bertambahnya usia menjadi anak-anak, anak wanita memiliki resiko yang lebih besar dibanding anak laki-laki.

Infeksi kandung kemih juga dikenal dengan istilah lain, yakni Infeksi Saluran Kemih (ISK). Terjadinya infeksi di saluran kandung kemih disebabkan oleh bakteri. Infeksi ini terjadi karena bakteri masuk melalui kulit di sekitar kelamin atau anus. Selain itu, bakteri juga bisa masuk melalui aliran darah.

Seperti yang telah dituliskan di atas, bahwa anak perempuan memiliki resiko lebih tinggi dibanding anak laki-laki, hal ini dikarenakan anak wanita memiliki saluran uretra yang lebih pendek dibandingkan anak laki-laki, dan bakteri yang menyebabkan infeksi memang menyerang uretra dan kandung kemih. Inilah yang menyebabkan anak wanita lebih beresiko, sebab uretra anak wanita lebih pendek.

Infeksi kandung kemih bisa disembuhkan. Penyembuhan infeksi kandung kemih bisa dilakukan melalui proses yang tidak sulit. Namun, penanganan yang terlambat dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain. Penyakit ginjal atau gagal ginjal adalah penyakit yang akan timbul saat terjadinya komplikasi. Komplikasi ini terjadi akibat urin yang ada di kandung kemih masuk kembali ke ginjal dan membuat organ ginjal mengalami kerusakan.

Gejala yang akan timbul jika seorang anak mengalami infeksi kandung kemih ialah sebagai berikut:

  • Anak menjadi lebih sering buang air kecil
  • Urin yang dihasilkan akan mengeluarkan bau tidak sedap
  • Merasakan nyeri saat buang air kecil
  • Keluar darah saat buang air kecil
  • Anak mengalami demam, namun beberapa kasus anak juga tidak mengalami demam
  • Anak merasa mual dan muntah

Untuk mencegah terjadinya infeksi kandung kemih, biasakan anak Anda untuk mengeringkan area vital mereka setelah buang air kecil maupun besar. Organ vital yang basah atau lembab meningkatkan kemungkinan berkembangbiaknya bakteri. Selain itu, proses pengeringan dilakukan dari arah depan ke belakang. Langkah ini juga mencegah bakteri masuk ke uretra.

Memastikan asupan air putih yang cukup bagi anak juga menjadi salah satu langkah pencegahan anak mengalami infeksi kandung kemih. Asupan air putih yang cukup akan memuat daya tahan tubuh anak dapat meningkat.

Anda juga harus memastikan anak buang air kecil dan besar secara teratur dan selalu mengawasinya. Di uasia yang masih anak-anak, mereka harus buang air kecil minimal sebanyak empat kali sehari. (IKS)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY