Terlalu Banyak Kafein Merusak Gigi

SehatFresh.com – Kopi dan minuman berkafein lainnya secara luas telah digemari banyak orang sebagai pengusir kantuk. Dalam jumlah moderat, kafein dianggap aman untuk dikonsumsi dan memberi sejumlah manfaat bagi tubuh. Akan tetapi, ketika dikonsumsi dalam jumlah banyak setiap harinya, minuman dan makanan yang mengandung kafein dapat menyebabkan kerusakan gigi. Food Research Institute, Amerika Serikat, melaporkan bahwa jumlah kafein yang dikonsumsi setiap harinya dapat memengaruhi kesehatan dan tampilan gigi.

  • Noda pada gigi

Minuman yang mengandung kafein bisa meninggalkan noda pada bagian belakang gigi. Mengonsumsi kopi, teh dan soda dalam jumlah besar dapat menyebabkan gigi kuning atau menyebabkan noda cokelat terjadi antar gigi serta di permukaan gigi. Mengurangi jumlah kafein dapat membantu mencegah masalah noda gigi dan kerusakan gigi lebih lanjut. Pemeriksaan gigi secara teratur dapat membantu mengurangi jumlah noda yang muncul pada gigi Anda.

  • Kerusakan enamel gigi

Enamel pada gigi adalah lapisan permukaan gigi yang membuat gigi tetap kuat dan sehat. Ketika enamel menipis, gigi menjadi rentan terhadap kerusakan dan penyakit. Konsumsi kafein dalam jumlah besar kafein telah dikaitkan dengan degradasi enamel pada gigi. Mengurangi berapa jumlah kafein yang Anda minum setiap hari dapat membantu melindungi enamel sehingga Anda juga terhindar dari masalah gigi berlubang dan penyakit gigi. Minum melalui sedotan juga bisa mengurangi kontak kafein dengan permukaan gigi. Dokter gigi dapat memberi tips dan saran tentang bagaimana melindungi enamel agar gigi tetap sehat dan kuat.

  • Teeth clenching (adu gigi)

Menurut Stephen Cherniske, dalam bukunya “Caffeine Blues: Wake Up to the Hidden Dangers of America’s #1 Drug”, konsumsi kafein dalam jumlah besar berhubungan dengan stres dan kesulitan untuk tidur nyenyak. Pasalnya, mengonsumsi kafein mendekati jam tidur dapat menyebabkan terjadinya adu gigi saat tidur. Adu gigi ini dapat menyebabkan nyeri rahang serta nyeri pada gigi. Menghindari kafein setidaknya empat jam sebelum tidur serta membatasi konsumsinya sepanjang hari dapat membantu mengurangi tingkat stres dan mengurangi risiko adu gigi ketika tidur.

Dengan mengetahui efek tersebut, sebaiknya konsumsi kafein harian mulai dibatasi. Kandungan kafein dalam setiap minuman dan makanan tidak selalu sama. Menurut “Journal of Food Science”, konsumsi kafein kurang dari 400 miligram per hari umumnya dianggap aman. Sejumlah badan pengawas kesehatan telah menetapkan batas atas asupan kafein per hari pada angka 450 miligram. Itu setara dengan kira-kira tiga sampai empat cangkir kopi , empat sampai lima cangkir teh hitam atau dua kaleng minuman energi.

Sumber gambar : papasemar.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY