Terlalu Sering Membersihkan Vagina Menyebabkan Keputihan Abnormal

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Keputihan pada vagina adalah suatu kondisi yang sering dialami wanita. Salah satu penyebab munculnya keputihan abnormal karena wanita terlalu sering membersihkan vagina, khususnya dengan cairan-cairan yang mengandung zat tertentu.

Arti keputihan abnormal

Keputihan abnormal merupakan kondisi keputihan yang disertai bau dan umumnya berwarna hijau. Tentu saja kondisi tersebut harus segera mendapatkan penanganan dokter untuk diobati. Keputihan abnormal dapat diakibatkan oleh parasit, kuman, atau jamur yang masuk kemudian berkembang di dalam vagina.

Keputihan abnormal dapat juga dikatakan sebagai keputihan yang tidak normal. Secara khusus keputihan jenis ini diakibatkan oleh infeksi yang disertai dengan rasa gatal di sekitar vagina, baik di dalam atau pun di bagian luar.

Tentu saja kondisi tersebut sangat mengganggu bagi kesehatan organ intim wanita. Infeksi tersebut dapat menjalar, sekaligus menyebabkan peradangan di area saluran kencing. Puncaknya wanita akan merasakan perih ketika buang air kecil.

Sementara itu pada wanita yang tengah hamil keputihan abnormal dapat mengakibatkan infeksi, sehingga memunculkan resiko bayi akan lahir prematur. Di lain pihak bayi yang tertular infeksi ini dapat beresiko mengidap gangguan pernafasan dan pencernaan, sekaligus bisa menyebabkan kebutaan.

Ciri-ciri keputihan abnormal

  1. Cairan keputihan abnormal akan keluar lengket, kental, dan kadang bisa berbusa.
  2. Cairan keputihan abnormal yang keluar juga terkadang berwarna putih susu, kuning, atau hijau.
  3. Cairan keputihan abnormal yang keluar mengakibatkan bau yang menyengat, busuk, amis, anyir, dan gatal.
  4. Cairan keputihan abnormal yang keluar umumnya meninggalkan bercak yang membekas pada celana dalam.
  5. Cairan keputihan abnormal yang keluar, jumlah cukup banyak.

Sering membersihkan vagina bisa sebabkan keputihan abnormal

Satu faktor yang menjadi penyebab munculnya keputihan abnormal adalah kebiasaan para wanita yang terlalu sering membersihkan miss V memakai cairan antiseptik. Kebiasaan tersebut rupanya sangat tidak baik bagi kondisi vagina.

Seperti yang diketahui jika di dalam vagina terdapat bakteri baik, yakni Lactobacillus. Bakteri tersebut bermanfaat bagi vagina, karena mampu mengubah glikogen menjadi asam laktat. Asam tersebut lantas berfungsi guna menjaga keasaman pada Miss V, sehingga tetap berada dalam pH 3,8 – 4,5.

Wanita harus tetap menjaga vagina agar berada dalam kondisi asam yang sesuai, sehingga bakteri jahat tak bisa hidup atau berkembang.

Alhasil jika vagina tidak mampu menjaga keasamannya, maka bakteri Lactobacillus akan mati. Di lain pihak bakteri jahat akan hidup dan berkembang, sehingga mengakibatkan keputihan pada vagina.

Wanita terkadang menganggap dengan sering membersihkan vagina memakai bahan antiseptik, maka Miss V akan terhindar dari bakteri jahat. Padahal sebaliknya, kondisi tersebut justru membuat bakteri baik mati dan bakteri jahat berkembang lebih banyak. Alhasil mulai saat ini wanita perlu selektif memilih cairan pembersih, agar vagina bisa terjaga kesehatannya. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY