Testis Tertarik

DEFINISI

Testis tertarik adalah testis yang dapat bergerak bolak-balik antara skrotum dan pangkal paha. Ketika testis yang tertarik berada di selangkangan, akan mudah diposisikan kembali tepat dalam skrotum dengan bantuan tangan – kantung kulit yang tergantung di belakang penis – selama pemeriksaan fisik.

Bagi kebanyakan anak laki-laki, masalah testis tertarik kadang-kadang hilang dengan sendirinya sebelum atau selama pubertas, waktu ketika testis yang tidak pada posisinya bergerak kembali ke posisi yang benar di skrotum dan tetap demikian secara permanen.

Sekitar seperempat kali, testis bisa tertarik tetap di pangkal paha dan tidak lagi bergerak. Ketika ini terjadi, kondisi ini disebut testis naik.

GEJALA

Testis terbentuk dalam perut selama perkembangan janin. Selama bulan-bulan terakhir perkembangan janin, testis secara bertahap turun ke dalam skrotum. Jika anak Anda memiliki testis yang tertarik, testis awalnya turun sebagaimana mestinya, tapi kemudian tidak tetap pada tempatnya.Tanda dan gejala testis tertarik meliputi:

  • Testis dapat dipindahkan dengan tangan dari pangkal paha ke dalam skrotum dan tidak akan segera mundur ke pangkal paha.
  • Testis secara spontan muncul dalam skrotum namum hanya menetap di sana untuk sementara waktu.
  • Testis berpindah posisi lagi secara spontan untuk sementara waktu.Pergerakan testis umumnya tidak disertai rasa sakit atau ketidaknyamanan.

Oleh karena itu, testis yang tertarik hanya bisa terdeteksi atau disadari ketika tidak lagi terlihat atau terasakan di skrotum.

Posisi satu testis biasanya independen dari testis yang lain. Misalnya, anak laki-laki mungkin memiliki satu testis yang normal dan satu testis tertarik.Testis yang tertarik berbeda dengan testis yang tidak turun (kriptorkismus). Testis yang tidak turun adalah salah satu testis yang tidak pernah masuk ke dalam skrotum. Ketika dokter berusaha untuk memposisikan kembali sebuah testis yang tidak turun, itu akan menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri.

Kapan harus ke dokter

Selama pemeriksaan rutin kesehatan bayi dan pemeriksaan masa tahunan, dokter anak Anda memeriksa testis anak Anda untuk menentukan apakah testis anak turun dengan normal dan berkembang dengan tepat. Jika Anda yakin bahwa anak Anda memiliki testis yang tertarik atau testis naik – atau memiliki masalah lain terkait perkembangan buah zakarnya – segera hubungi dokter. Dokter akan memberitahu Anda seberapa sering Anda harus datang untuk pemeriksaan guna memantau perubahan kondisi.

Jika anak Anda mengalami rasa sakit pada lipatan paha atau testis, segera temui dokter anak Anda.

PENYEBAB

Otot yang terlalu aktif menyebabkan testis tertarik naik. Otot cremaster adalah kantong seperti otot tipis di mana testis terletak. Ketika otot cremaster berkontraksi, testis akan tertarik ke arah tubuh.

Fungsi utama dari otot cremaster adalah mengontrol suhu testis. Agar testis berkembang dan berfungsi dengan baik, suhunya perlu sedikit lebih dingin dari suhu tubuh normal. Ketika lingkungan hangat, otot cremaster dalam beadaan rileks; ketika lingkungan dingin, otot akan berkontraksi dan menarik testis menuju tubuh yang hangat. Kontraksi refleks otot cremaster juga dapat dirangsang dengan menggosok saraf genitofemoralis pada paha bagian dalam dan dengan emosi yang ekstrim, seperti kecemasan.

Jika refleks cremaster cukup kuat, dapat mengakibatkan testis tertarik, testis akan tertarik dari skrotum dan sampai ke pangkal paha.

Penyebab testis naik

Pada sebagian kasus, testis yang tertarik dapat naik. Kondisi ini berarti bahwa testis yang biasanya bisa digerakkan dan diposisikan terjebak dalam “posisi atas.” Faktor pemicunya antara lain :

  • Tali spermatika yang pendek. Setiap testis menempel pada ujung kabel spermatika, yang memanjang ke bawah dari pangkal paha dan ke dalam skrotum. Tali ini melindungi pembuluh darah, saraf dan tabung yang membawa semen dari testis ke penis. Jika pertumbuhan korda spermatika tidak mengimbangi pertumbuhan tubuh lain, kabel “ketat” ini dapat menarik testis ke atas.
  • Masalah dengan jalur normal dari testis yang turun. Testis berkembang di dalam perut selama kehamilan, kemudian turun ke dalam skrotum. Kadang-kadang bagian dari struktur janin gagal untuk melepaskan diri dari perut, yang mengakibatkan testis tertarik ke atas.
  • Jaringan parut karena operasi hernia. Hernia inguinalis disebabkan oleh celah kecil pada lapisan perut, di mana sebagian dari usus dapat menonjol ke pangkal paha. Jaringan parut setelah operasi perbaikan hernia dapat membatasi pertumbuhan atau elastisitas korda spermatika.

 Komplikasi

Testis yang tertarik tidak menimbulkan efek sakit atau nyeri. Satu-satunya risiko komplikasi yang ditimbulkan adalah bahwa testis bisa kemudia naik.

Persiapan Sebelum ke Dokter

Dokter anak Anda biasanya dapat mendiagnosis testis yang tertarik. Jika menurut dokter anak Anda membutuhkan perawatan, Anda mungkin kemudian dirujuk ke dokter yang khusus menangani gangguan kemih dan masalah dengan alat kelamin laki-laki pada anak-anak (urolog anak).Berikut ini beberapa informasi penting yang perlu Anda ketahui sebelum berkonsultasi dengan dokter.

Apa yang dapat Anda lakukan

  • Catat gejala yang dialami anak Anda, termasuk yang mungkin tampak tidak berhubungan dengan alasan Anda menjadwalkan janji.
  • • Tuliskan pertanyaan yang ingin Anda tanyakan pada dokter.

Berikut beberapa pertanyaan dasar yang perlu Anda tanyakan.

  • Bagaimana testis retraktil terjadi?
  • Apakah anak saya perlu menjalani tes tertentu?
  • Apakah kondisi ini dapat diatasi?
  • Perawatan apa yang tersedia, dan yang mana yang Anda rekomendasikan?
  • Apa jenis efek samping mungkin yang mungkin ditimbulkan?
  • Apakah ada alternatif untuk pendekatan utama yang Anda sarankan?
  • Setelah operasi, seberapa sering anak saya harus berkonsultasi untuk tindak lanjut?
  • Apakah anak saya perlu membatasi aktivitasnya?
  • Apakah ada brosur atau bahan cetak lainnya yang bisa saya bawa pulang dengan saya? Website apa yang Anda sarankan?
  • Apa saja risiko yang mungkin muncul jika kondisi ini tidak diobati?
  • Apakah ini akan mempengaruhi kemampuan anak saya untuk memiliki anak?Jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan lain yang terlintas di pikiran Anda selama waktu konsultasi.

Apa yang bisa Anda harapkan dari dokter

Dokter Anda mungkin menanyakan sejumlah pertanyaan :

  • Apakah anak Anda pernah mengeluhkan rasa nyeri pada pangkal pahanya?
  • Apakah anak Anda pernah dirawat karena hernia?
  • Apakah anak Anda memiliki trauma tertentu terkait kemaluannya?

Tes dan Diagnosis

Jika anak Anda memiliki testis tidak terletak di skrotum, dokter akan menetapkan lokasinya di selangkangan. Setelah itu, dokter akan mencoba untuk memandu testis perlahan-lahan ke posisi yang tepat di dalam skrotum.

Anak Anda mungkin akan diminta berbaring, duduk atau berdiri selama pemeriksaan ini. Jika anak Anda adalah balita, dokter mungkin akan memposisikannya dalam keadaan duduk dengan telapak kaki menempel satu sama lain dan lutut ke samping. Anak laki-laki yang berumur lebih tua mungkin diminta untuk jongkok. Posisi ini akan mempermudah dokter untuk mencari dan memanipulasi testis. Selain itu, adalah sangat penting bahwa pemeriksaan ini dilakukan di lokasi yang hangat dan dokter memiliki tangan yang hangat, karena suhu dingin dapat merangsang refleks cremaster.

Jika testis anak Anda tertarik, ia akan bergerak relatif mudah dan tanpa rasa sakit. Testis yang tertarik tidak akan naik dengan mudah dan tiba-tiba. Dokter anak kemudian dapat merangsang refleks otot cremaster dengan menggosok lembut bagian dalam atas paha. Stimulasi ini biasanya akan menyebabkan testis tertarik bergerak ke atas lagi.

Jika testis di selangkangan hanya bergerak sebagian ke dalam skrotum, jika gerakan menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan, atau jika testis mundur kembali ke lokasi semula, kemungkinan besar kondisi yang dialami anak Anda bukanlah testis retraktil. Testis akan dianggap tidak turun atau naik (jika testis berada di skrotum pada satu waktu).

Sinar-X, USG dan MRI umumnya tidak bisa digunakan untuk membantu diagnosa apakah testis anak tertarik atau naik.

Perawatan dan Obat-obatan

Testis yang tertarik kemungkinan akan turun sendiri sebelum atau selama masa pubertas. Jika anak Anda memiliki testis yang tertarik, dokter anak akan memantau setiap perubahan posisi testis dalam evaluasi tahunan untuk menentukan apakah testis tetap di skrotum, tertarik atau menjadi testis naik.

Jika testis anak Anda naik – tidak lagi bisa digerakkan dan diposisikan dengan tangan – atau jika testis masih dalam keadaan tertarik pada usia 14, dokter anak Anda dapat merekomendasikan pengobatan untuk memindahkan testis secara permanen ke dalam skrotum. Perawatan yang diperlukan termasuk :

  • Operasi. Dalam prosedur operasi (orchiopexy), ahli bedah memandu testis ke posisi yang tepat di dalam skrotum dan menjahit testis pada tempatnya. Pemeriksaan tindak lanjut biasanya dianjurkan. Tanyakan kepada dokter anak Anda seberapa sering anak Anda perlu berkonsultasi.
  • Terapi hormon. Karena turunnya testis diatur sebagian oleh hormon, turunnya testis ini kadang-kadang dapat diinduksi dengan terapi hormon menggunakan injeksi human chorionic gonadotropin (HCG).Remaja laki-laki dan laki-laki yang menjalani perawatan untuk memperbaiki testis yang tertarik atau naik harus memonitor posisi testis secara rutin untuk memastikan bahwa testis tidak naik di lain waktu.

Gaya Hidup dan Pengobatan Rumah

Anda dapat membantu anak Anda dengan mengawasi dan memperhatikan perkembangan tubuhnya dan berbicara kepadanya tentang hal itu.

  • Periksa posisi testis anak secara teratur saat mengganti popoknya atau pada saat mandi. Catat  setiap perubahan yang Anda lihat.
  • Berikan anak Anda kosakata untuk berbicara tentang skrotum dan testis. Jelaskan bahwa biasanya ada dua testis di skrotum.
  • Ketika anak akan mencapai masa pubertas – biasanya saat ia menginjak kelas enam – beri tahu ia tentang perubahan fisik yang akan terjadi, dan jelaskan kepadanya bagaimana cara memeriksa testis sendiri.

Penanganan dan Dukungan

Jika anak Anda memiliki testis yang tertarik, dia akan sedikit sensitif dengan penampilannya. Dia mungkin akan merasa cemas akibat perbedaan yang ia miliki dengan teman-teman bermain atau teman sekelasnya, terutama jika dia harus menanggalkan pakaian di depan orang lain di kelas olahraga. Strategi berikut dapat membantu anak Anda mengatasi rasa cemasnya.

  • Jelaskan secara sederhana apa itu testis yang tertarik
  • Ingatkan anak Anda bahwa tidak ada yang salah dengannya
  • Jelaskan padanya posisi testis bisa diperbaiki dan bisa berubah, dan Anda akan meminta bantuan dokter jika ada perawatan yang perlu dilakukan.
  • Bantu anak berlatih respon jika dia digoda atau ditanyai tentang kondisi tersebut.
  • Belikan anak Anda celana boxer yang agak longgar dan batang renang yang dapat membuat kondisi kurang terlihat ketika ia mengganti pakaian dan bermain olahraga di sekolah.
  • Waspadai tanda-tanda kecemasan, seperti tidak berpartisipasi dalam olahraga yang biasanya anak Anda sukai dan minati.