Tiga Faktor Pemicu Pori-pori Wajah Besar pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Masalah kulit memang menjadi masalah yang sulit dihindari remaja perempuan. Belum tuntas soal jerawat dan komedo, pori-pori wajah yang besar juga akan semakin mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percatya diri. Pada dasarnya, kelenjar  sebaceous umumnya akan membesar di usia remaja. Jika kulit wajah tidak dirawat dengan baik, maka pori-pori kulit pun menjadi lebih besar dan pori-pori yang sudah besar ini biasanya sulit dikecilkan kembali. Selain itu, pori-pori menjadi besar juga karena berbagai faktor lain, yaitu:

  1. Jenis kulit

Menurut para dermatolog, jenis kulit merupakan faktor dasar yang menentukan kerentanan membesarnya pori-pori pada wajah seseorang. Pori-pori besar lebih rentan pada remaja dengan kulit berminyak ketimbang remaja yang tipe kulitnya normal atau kering. Mereka yang kulitnya berminyak juga rentan berjerawat. Ketika jerawat dipencet untuk dikeluarkan isinya, pori-pori akan cenderung menjadi besar dan mudah tersumbat kotoran. Ini menjadi salah satu alasan mengapa jerawat pada kulit berminyak cenderung membandel karena lebih rentan tersumbat kotoran seperti debu akibat pori-pori yang sudah membesar. Begitu pula dengan komedo, perawatan komedo yang kurang tepat juga dapat memicu pori-pori semakin besar.

  1. Paparan sinar matahari

Remaja cenderung bergerak aktif saat di sekolah dan tanpa disadari mereka cukup lama terpapar sinar matahari. Hal ini juga dapat memicu pori-pori besar. Pasalnya, paparan sinar matahari untuk waktu yang lama dapat menurunkan produksi kolagen di kulit. Selain membuat warna wajah lebih gelap, pori-pori juga akan terlihat lebih besar dan kering yang pada gilirannya membuat kulit wajah rentan iritasi. Ini karena kolagen berperan dalam menjaga kelembaban dan kekenyalan kulit.

  1. Coba-coba pakai make-up

Sudah tidak aneh kalau masa remaja adalah masa di mana mulai timbul ketertarikan dengan kosmetik. Ya, salah satu alasannya karena ingin terlihat menarik di depan lawan jenis. Apalagi kosmetik yang dipakai tidak tepat, kulit wajah bisa iritasi, berjerawat dan pori-pori pun membesar. Bila make-up tidak dibersihkan dengan tepat, kulit wajah akan rentan bermasalah. Remaja juga biasanya tidak sabaran. Ketika merasa kosmetik yang dipakainya tidak memberikan hasil yang cepat, mereka cenderung langsung mengganti kosmetik dengan merek lain karena tergiur pula oleh iklan-iklan di media. Padahal, penggunaan kosmetik harus disesuaikan dengan tipe kulit dan usia. Misalnya, remaja yang kulitnya berjerawat tidak cocok menggunakan pembersih wajah yang mengandung scrub karena dapat membuat jerawat semakin meradang dan pada akhirnya pori-pori wajah pun semakin besar.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY