Tiga Nutrisi Penting Yang Mendukung Sistem Saraf

SehatFresh.com – Sistem saraf terdiri dari otak, sumsum tulang belakang dan semua ujung saraf di seluruh tubuh. Sistem ini bekerja terus menerus untuk mendukung fungsi penting bagi kehidupan, termasuk detak jantung, pernapasan, gerakan, memori dan fungsi kognitif. Berfungsinya sistem saraf bergantung pada sejumlah faktor, termasuk nutrisi yang diperoleh dari pola makan sehari-hari. Secara khusus, ada beberapa nutrisi penting yang mendukung sistem saraf.

  1. Kalium

Mineral kalium merupakan nutrisi yang membantu dalam fungsi sistem saraf dengan mengatur impuls saraf. Secara khusus, kalium berperan dalam potensial aksi, di mana elektrokimia digunakan sel saraf untuk mengirimkan sinyal ke seluruh sel. Selama potensial aksi, natrium dan kalium “membanjiri” ke dalam dan keluar dari sel, memberikan sinyal listrik sementara yang memunculkan tanggapan dalam sel saraf.

University of Pennsylvania School of Medicine menjelaskan bahwa sinyal kalium berperan penting dalam mematikan impuls saraf pada waktu yang dibutuhkan dan mencegah tidak terkontrolnya sinyal saraf yang dapat menyebabkan penyakit seperti epilepsi. Mengonsumsi makanan kaya kalium seperti pisang, jus prune dan jeruk dapat membantu mencukupi kebutuhan kalium setiap hari.

  1. Kalsium

Seperti kalium, mineral kalsium memainkan peran dalam mengatur potensial aksi di sel-sel saraf dalam otak dan seluruh tubuh. Kalsium membantu sel-sel memulai potensial aksi, dan juga membantu mereka kembali ke keadaan normal setelah sinyal telah disebarkan. University of California menjelaskan bahwa kalsium juga berperan dalam pengembangan sistem saraf, dengan menyediakan “peta” untuk membimbing migrasi sel saraf. Mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium seperti produk susu, kacang-kacangan dan kale dapat mendukung fungsi sistem saraf yang tepat.

  1. Vitamin B-12

Salah satu vitamin penting yang membantu dalam fungsi sistem saraf adalah vitamin B-12, atau yang juga sering disebut cobalamin. Vitamin B-12 membantu memecah karbohidrat kompleks menjadi glukosa. Otak menggunakan gula sebagai bahan bakar. Vitamin B-12 juga mendukung fungsi sistem saraf dengan membantu menjaga myelin (isolator saraf yang memungkinkan transmisi saraf) tetap sehat. Linus Pauling Institute di Oregon State University menunjukkan bahwa kekurangan vitamin B-12 dapat menyebabkan kerusakan myelin dalam otak, yang pada gilirannya dapat menyebabkan penyakit seperti Alzheimer. Oleh karenanya, mengonsumsi makanan sumber vitamin B-12 seperti kerang, unggas, daging sapi dan telur akan mendukung fungsi sistem saraf.

Sumber gambar : guidehomeo.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY