Tiga Tipe Kanker Kulit

SehatFresh.com – Kasus kanker, kini seolah telah menjadi penyakit modern yang semakin sering kita jumpai. Sadar atau tidak, efek gas rumah kaca yang menyebabkan lapisan ozon menipis berdampak pada peningkatan kasus kanker saat ini, terutama kanker kulit. Kanker kulit adalah penyakit yang semakin umum ditemui, dan ini berkaitan dengan meningkatnya kontak langsung terhadap radiasi ultraviolet (UV).

Mengurangi paparan ultraviolet (UV) dari sinar matahari dapat mencegah kanker kulit. Jika terdeteksi dini, kanker kulit biasanya dapat disembuhkan dengan operasi yang relatif sederhana. Ada tiga jenis kanker kulit. Kabar baiknya, ketiga jenis tersebut dapat diobati, dan dua diantaranya memiliki tingkat keberhasilan pengobatan 90 persen atau lebih tinggi.

  1. Karsinoma sel basal

Karsinoma sel basal adalah jenis kanker kulit yang paling umum. University of Maryland Medical Center menyatakan bahwa lebih dari 90 persen kanker kulit di Amerika Serikat adalah karsinoma sel basal. Tipe ini dimulai di “sel basal” lapisan kulit, yang merupakan lapisan atas, dan sering pertama kali muncul sebagai benjolan kecil. Deteksi dini adalah kunci dalam mengobati karsinoma sel basal dan peluang keberhasilan pengobatannya pun sangat tinggi. Namun, jika tidak ditangani, American Academy of Dermatology menyatakan bahwa sel kanker dapat menyebar di bawah kulit, yang pada gilirannya akan merusak saraf dan tulang.

  1. Karsinoma sel skuamosa

Karsinoma sel skuamosa adalah jenis kanker kulit yang paling sering berkembang pada mereka dengan kulit yang putih. Ini berkembang pada sel skuamosa kulit, di lapisan atas. Awalnya mungkin muncul sebagai patch bersisik kulit atau benjolan. Menurut Skin Cancer Foundation, paparan sinar matahari adalah penyebab utama karsinoma sel skuamosa di kulit, dan tanning bed semakin meningkatkan risikonya. American Academy of Dermatology menyatakan bahwa karsinoma sel skuamosa paling sering ditemukan pada wajah, mulut atau tepi telinga. Ketika ditemukan dan diobati dini, tingkat keberhasilan untuk kesembuhannya mencapai 95 persen.

  1. Melanoma

Melanoma terbentuk dalam sel-sel kulit yang memproduksi melanin, yang merupakan pigmen yang memberi warna coklat pada kulit. Ketika gumpalan sel-sel ini terbentuk berdekatan, disebut mol (tahi lalat). Inilah mengapa penting untuk menyadari semua tahi lalat pada tubuh dan untuk melihat apakah ada perubahan bentuk, ukuran dan warna. University of Maryland Medical Center melaporkan bahwa meskipun melanoma adalah jenis kanker kulit yang paling mematikan dan telah menyumbang 75 persen kematian akibat kanker kulit.

Jika ditemukan lebih awal, melanoma dapat diobati dengan penghapusan sel kanker dari kulit melalui operasi. Jika tidak diobati, ada kemungkinan menyebar ke seluruh tubuh. American Academy of Dermatology menegaskan bahwa sengatan matahari dan paparan sinar matahari merupakan faktor risiko terbesar dalam pengembangan melanoma.

Sumber gambar : intisari-online.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY