Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dengan Teh Matcha

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Khasiat teh telah dikenal luas sejak lama. Belakangan, teh yang satu ini makin tenar karena menjadi campuran produk kecantikan, pelangsing, atau menu makanan dan minuman. Teh ini disebut matcha dan termasuk salah satu dari sedikit ‘super food’ di bumi.

Berbeda dengan teh hitam yang popular di Indonesia, teh matcha terbuat dari daun Camellia sinensis yang tidak difermentasi. Daun teh di bagian pucuk–paling lama dua hari setelah dipetik–dipanasi dengan uap air. Kemudian, dikeringkan dan dihaluskan seperti tepung. Maka, yang diseduh bukan potongan kecil daun teh, melainkan bubuk teh. Karena teh matcha tidak melalui proses fermentasi dan berbentuk bubuk, kandungan antioksidan, klorofil, dan fibernya jauh lebih tinggi daripada teh hitam, teh oolong, atau teh putih.

Teh ini masuk ke dalam golongan jenis makanan ‘super food’ karena mengandung nutrisi tingkat tinggi dan menawarkan kemampuan menurunkan risiko penyakit. Oleh karena itu, teh matcha memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan di antaranya:

  • Meningkatkan metabolisme

Teh matcha bisa menciptakan efek thermagonik yang berarti akan meningkatkan tingkat metabolisme tubuh sehingga Anda bisa membakar lebih banyak kalori. Sebuah studi yang terbit di American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa katekin dalam teh bisa mengurangi timbunan lemak di tubuh dan menurunkan kadar kolesterol ‘jahat’ (LDL). Teh juga terbukti mampu menopang kadar gula dalam darah yang sehat dengan cara memperlambat proses konversi karbohidrat menjadi gula sederhana.

  • Detoksifikasi

Teh matcha akan mendukung saluran detoksifikasi tubuh dengan beberapa cara. Warna hijau yang berasal dari senyawa bernama Klorofil (di mana konsentrasinya akan lebih tinggi dalam teh matcha karena tumbuh di bawah naungan tirai buluh bambu), bisa mendukung tubuh untuk menghilangkan racun dan logam berat.

  • Pendongkrak energi

Matcha mengandung kafein dua kali lebih banyak daripada teh biasa, namun masih lebih sedikit dibanding kopi. Kandungan kafein pada matcha ini diimbangi oleh L-Tianin sehingga bisa menyuguhkan energi yang tetap santai dan terfokus.

  • Daya tahan tubuh

Sebuah penyakit sering menjangkiti seseorang yang mekanisme pertahanan tubuhnya rentan. Nah, ramuan matcha dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh seseorang karena mengandung antioksidan yang dikenal sebagai flavonoid. Flavonoid bekerja sama dengan polifenol katekin dalam hal meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia sehingga tubuh lebih kuat dalam memerangi infeksi bakteri atau penyakit virus. Salah satu jenis katekin terkuat adalah Epigallo Catechin Gallate (ECGC). ECGC ini terdapat pada teh hijau dan terbukti mampu menawarkan efek perlindungan terhadap kanker. Sebuah studi di tahun 2011 menemukan bahwa jumlah ECGC dalam teh matcha 137 kali lebih tinggi daripada teh hijau tradisional Cina. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here