Tipe-Tipe Multiple Sclerosis

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Multiple Sclorosis merupakan penyakit yang masih jarang diketahui oleh masyarakat. Meskipun termasuk penyakit yang jarang, Multiple Sclerosis (MS) mampu menimbulkan efek serius bagi penderitanya.

Bagaimana Multiple Sclerosis dapat terjadi ?

Multiple Sclerosis ( MS ) adalah penyakit yang menyerang sistem saraf pusat, terutama otak, saraf tulang belakang, dan saraf mata atau lebih dikenal dengan penyakit autoimun. Hal ini dapat mengganggu sinyal yang mengirimkan pesan antara otak dan otot-otot pada tungkai. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari kuman penyakit menjadi lebih aktif dan  menyerang jaringan pelindung di sekitar saraf (mielin selubung) dan merusak sinyal tersebut. Beberapa penelitian menemukan bahwa faktor genetik, kekurangan vitamin D, infeksi virus atau bakteri dapat mempengaruhi terjadinya situasi seperti itu.

Penyakit ini termasuk penyakit yang sulit untuk di diagnosa karena setiap orang yang terkena penyakit MS memiliki gejala yang bervariasi. Sebagian penderita penyakit ini mungkin hanya akan sedikit mengganggu, sebagian yang lain kondisi bisa lebih parah bisa cepat terjadi sehingga membuat penderita MS sama sekali tidak berdaya, dan sebagian yang lain berada di antara dua kondisi tersebut.

Parah atau tidaknya penyakit MS tergantung pada saraf mana yang terkena dan seberapa cepat perkembangannya. Beberapa kasus tergolong ringan, ada juga yang dapat melemahkan dan bahkan mengancam jiwa. Beberapa kasus yang menyerang saraf penglihatan, mengakibatkan gangguan penghilatan. Penderita lain yang terkena pada sebagian besar saraf otot, mengakibatkan kesulitan berjalan atau melakukan tugas sehari-hari dan penderita lainnya menyerang saraf sensorik sehingga penderita merasa mati rasa atau kesemutan.

Multiple Sclerosis dapat diketegorikan dalam bebrapa tipe, antara lain:

  • Relapsing-Remitting Multiple Sclerosis (MS hilang-timbul)

Multiple Sclerosis yang paling umum terjadi ini ditandai dengan simtom yang muncul mendadak dan berlangsung selama beberapa minggu atau bulan, lalu lambat laun menghilang. Terjadi beberapa kali serangan yang tidak terduga pada MS jenis ini. Serangan ini bisa berlangsung hanya dalam hitungan hari atau bahkan hitungan bulan. Kondisi tersebut dapat pulih secara parsial  (sementara) atau total. Tipe Multiple Sclerosis ini dapat bersifat tidak aktif selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

  • Multiple Sclerosis Progresif Sekunder (pemburukan kedua) Jinak (Benign MS)

Bagi beberapa penderita yang awalnya mengalami MS hilang-timbul, tidak mengalami perburukan dan tidak timbul kecacatan permanen. Jenis ini hanya bisa di identifikasi setalah 10-15 tahun pasca serangan yang awalnya dikategorikan Multipe Sclerosis hilang-timbul (kambuhan). Jenis ini biasanya mengarah pada ketidakmampuan bersifat progresif dan seringkali disertai kekambuhan terus-menerus.

  • Progresif Primer (Primary Progressive)

Jenis Multiple Sclerosis ini ditandai dengan tidak adanya serangan yang parah namun terjadi serangan kecil dengan gejala yang  terus memburuk. Terjadinya akumulasi perburukan dan ketidakmampuan menyebabkan penderita pada titik semakin lemah, kondisi ini bisa terus berlanjut hingga berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Dengan mengenali gejala serta tipe-tipe penyakit MS ini diharapkan pembaca dapat memberikan penanganan yang tepat jika penyakit ini menyerang teman ataupun keluarga Anda. Jika gejala dirasa sudah dialami oleh sesorang, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesalis untuk penangan lebih lanjut dan mencegah bertambah buruknya penyakit ini. Semoga bermanfaat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY