Tips Agar Anak Dapat Menahan Lapar saat Berpuasa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Puasa satu bulan penuh selama bulan suci Ramadan memiliki tantangan tersendiri bagi setiap orang, salah satu yang pasti ialah lapar. Sensasi ini makin terasa bagi anak-anak karena mereka umumnya belum terbiasa menahan lapar.

Lapar memang tak dapat terhindari saat berpuasa. Timbulnya rasa lapar memang respon pertama tubuh saat berpuasa. Tak bergantung berapa banyaknya makan saat sahur, anak cenderung akan merasa lapar pada tengah hari berpuasa. Begitu juga pada jam-jam mendekati berbuka puasa.

Meski begitu, Anda bisa menciptakan kondisi untuk membantu buah hati menahan rasa laparnya tatkala berpuasa. Nah, cobalah tips-tips di bawah ini agar anak dapat menahan lapar saat menjalankan ibadah puasa:

  • Ajaklah anak untuk membuat menu sahur dan berbuka

Membayangkan nikmatnya berbuka sering menumbuhkan semangatanak-anak untuk berpuasa. Maka, ajaklah mereka memilih menu berbuka serta menyiapkannya. Saat sahur, Anda dapat mengarahkan anak untuk memilih makanan berserat karena dapat memberi rasa kenyang lebih lama.

  • Perbanyak konsumsi air

Selain makanan, kebutuhan mineral bagi tubuh juga penting saat menjalankan ibadah puasa. Hal ini wajar mengingat selama menjalankan ibadah puasa, asupan air minum berkurang. Oleh sebab itu, penuhi kebutuhan minum saat sahur. Mengonsumsi buah kaya air bisa dilakukan jika Anda ingin si kecil tidak merasakan kembung akibat terlalu banyak minum air putih saat sahur. Buah seperti semangka, lemon, blewah atau timun suri bisa jadi pilihan.

  • Alihkan perhatian anak dari rasa lapar dan haus

Anak-anak amat senang bila dibiarkan melakukan berbagai aktivitas yang menyenangkan baginya. Bermain menjadi salah satu cara terbaik untuk membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa lapar dan haus yang dialaminya. Ajaklah anak melakukan permainan yang mereka sukai atau kenalkan permainan jenis baru yang menantang rasa ingin tahu dan perhatiannya. Di samping itu, Anda bisa mengajak anak untuk melakukan aktivitas-aktivitas baru selama bulan Ramadhan, misalnya pesantren kilat atau kajian-kajian Agama Islam.

  • Ajaklah anak bercerita

Melalui cerita, Anda bisa menyampaikan beberapa kisah penuh hikmah pada anak, khususnya yang berkaitan dengan berpuasa. Dengan cara ini, Anda bisa menanamkan beberapa pelajaran penting tentang sejumlah manfaat puasa bagi tubuh.

  • Tunjukkan empati dan dukungan pada anak

Tunjukkan empati serta pujian agar anak kuat menghadapi ujian lapar dan haus. Bagaimanapun juga, anak telah berusaha melalui tantangan lapar dan haus tersebut.

  • Buatlah beberapa kesepakatan dengan anak

Kesepakatan ini bisa Anda lakukan untuk menumbuhkan semangatnya berpuasa hingga waktu yang telah ditetapkan. Kesepakatan itu, misalnya, memberikan hadiah apabila anak berhasil menjalani puasa dari jam sekian hingga jam sekian. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here